Kamis, 28 Mei 2026

Duet Jokowi JK

"Mungkin Ini Ngopi-ngopi Terakhir Bareng Pak Jokowi"

Dia langsung tersipu-sipu dan tertawa kecil ketika dikonfirmasi isyarat Wagub DKI dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Ahok.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews/Herudin
Gubernur DKI Jakarta yang juga Presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi (empat kiri) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (dua kiri) menghadiri acara silaturahmi antara gubernur bersama anggota kemasyarakatan se-Jakarta di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/10/2014). Acara yang juga ditujukan sebagai perpisahan Jokowi sebagai gubernur ini dihadiri ratusan pengurus daerah yang terdiri dari RT dan RW, Dewan Kota/Dewan Kabupaten, PKK, dan tokoh masyarakat. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

"Saya bersyukur karena dua-duanya mengunjungi saya secara mendadak. Beliau tau cara kerja BKD dimana mengurus 71.000 PNS DKI, dan honorer sebanyak 28.000. Jadi hampir 100.000 orang kita urusin," ungkapnya.

Ngopi-ngopi terakhir

Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sarwo Handayani mengatakan pertemuan di kantor Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama merupakan acara ngopi terakhir bareng Jokowi.

"Mungkin ini ngopi-ngopi terakhir bareng pak Jokowi," kata wanita yang akrab disapa Yani itu.

Dia langsung tersipu-sipu dan tertawa kecil ketika dikonfirmasi isyarat Wagub DKI dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Ha-ha-ha kan biar ada berita. Pak Ahok kan senang buat berita," kata dia.

Apabila sebelumnya Yani memilih untuk tidak berkomentar perihal jadi calon Wagub ideal pilihan Basuki. Kini, Yani tampak lebih terbuka.

Bahkan, ia mengamini pernyataan Basuki untuk menjadikannya sebagai Wagub DKI. "Amin... Amin (jadi Wagub DKI)," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved