Ahok Gubernur DKI Jakarta
Soal Ancaman Banjir, Ahok: Tak Usah Pakai Sirine
Kata Ahok, yang terpenting bagaimana mengatasi banjir yang selama ini kerap melanda Jakarta.
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM/ DANY PERMANA
Warga berusaha menerobos banjir di Jalan MH Thamrin, Jakarta, yang terendam banjir sampai pinggang orang dewasa, Kamis (17/1/2013). Banjir menggenangi jalan utama Jakarta dari Jalan Sudirman sampai depan Istana Negara RI. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap pemasangan sirine di kawasan rawan banjir bukan merupakan sesuatu yang mendesak.
Tetapi yang terpenting bagaimana mengatasi banjir yang selama ini kerap melanda Jakarta.
"Tidak usah pakai sirine. Penduduk sudah punya sirine sendiri. Nanti saja bertahap," ucap pria yang akrab disapa Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/12/2014).
Dijelaskan dia, genangan air di Jakarta setiap hujan turun begitu banyak. Hal tersebut akibat banyak rumah dan bangunan yang sengaja ditinggikan. Akibatnya aliran air tersumbat karena tidak mengalir ke got.
Untuk daerah-daerah rawan banjir, dikatakan Mantan Bupati Belitung Timur ini, memang butuh sirine peringatan bencana. Pemasangannya kemungkinan bisa terealisasi menjelang puncak musim hujan pada Januari 2015 mendatang.
"Selama genangan biasa, orang enggak akan pergi dari rumahnya," kata Ahok.
Memasuki musim hujan berbagai persiapan dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta mengantisipasi terjadinya banjir besar.
Selain mulai melakukan pendataan kembali berbagai perlengkapan dan mensosialisasikan penanggulangan banjir, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kini sedang melakukan pemasangan tiang-tiang untuk speaker peringatan banjir atau Disaster Warning System.
Ulujami, Petogongan, Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Rawa Buaya merupakan wilayah-wilayah yang selama ini selalu mengalami banjir tertinggi dan alarm tersebut rencana akan dipasang di wilayah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/banjir-jakarta-2013_20141128_182045.jpg)