Polda Metro Simulasi Pengamanan Tamu VIP dengan Polisi Inggris
Pelatihan pengamanan ini dilakukan mengantisipasi gangguan keamanan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menggandeng aparat kepolisian Inggris meningkatkan kemampuan personel.
Sebanyak 50 orang mendapatkan pelatihan Close Protection Team (CPT) sejak 2 sampai 26 November 2015.
Diektur Pengamanan Objek Vital, Kombes Aan Suhanan, mengatakan personel mendapatkan pelatihan berupa cara mengamankan pejabat dan tamu negara dari jarak dekat.
Pelatihan pengamanan ini dilakukan mengantisipasi gangguan keamanan.
"Kemampuan CPT memang bidang tugas. Kami bekerjasama dengan Inggris yang, kami tahu CPT itu terbaik di dunia. Makanya, kami bekerjasama dengan Inggris untuk peningkatan personel," tutur Kombes Aan saat kegiatan simulasi CPT di Lapangan Dit Lantas Polda Metro Jaya, Sabtu (28/11/2015).
Dia menjelaskan, 50 personel, ada dibagi ke dalam satu tim yang terdiri dari empat orang.
Selain itu, ada pengamanan bodyguard melekat ke masing-masing orang. Penggunaan tidak hanya tim kalau dianggap tidak rawan cukup bodyguard.
"Yang jelas tim ini itu diperuntukkan VIP yang sudah kami amankan di dubes ada penggunaan untuk SO atau bodyguard. Bentuk tim ini hanya satu bodyguard kepala lembaga dan dubes. Ini untuk peningkatan kemampuan saja," tuturnya.
Aparat kepolisian memperagakan simulasi pelatihan CPT. Simulasi kegiatan dimulai dengan cara membongkar pasang senjata api jenis Glok 19.
Setelah itu, dilakukan pemeriksaan kendaraan bermotor yang dipergunakan pengamanan.
Apabila telah selesai diperiksa, maka kendaraan bermotor itu dapat dipergunakan untuk membawa tamu VIP.
Jika di lapangan ditemui hadangan, maka dilihat intensitas, lalu, dilakukan pengamanan terhadap tamu undangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/polisi-simulasi-nih2_20151128_123800.jpg)