Gunung Sampah TPA Bantar Gebang Longsor, 1 Pemulung Tewas

Tumpukan sampah di Tempat pengelolaan Sampah Terpadu (TPAS) Bantar Gebang, Bekasi, longsor pada Rabu (27/1/2016).

Gunung Sampah TPA Bantar Gebang Longsor, 1 Pemulung Tewas
TRIBUNNEWS.COM/Abdul Qodir
Polisi menunjukan lokasi longsor sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/1/2016). Seorang pemulung tewas akibat longsor sampah tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tumpukan sampah di Tempat pengelolaan Sampah Terpadu (TPAS) Bantar Gebang, Bekasi, longsor pada Rabu (27/1/2016).

Seorang pemulung meninggal akibat tertimpa longsoran sampah tersebut.

"Longsor sampah tersebut menimpa warga pemulung yang mengkibatkaan korban meninggal dunia," kata Kasubag Polresta Kota Bekasi, Iptu Puji Astuti.

Longsor terjadi di Zona 5B TPA Bantar Gebang, RT 003/03 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Rumsinah (46), perempuan dan berasal dari Karawang, Jabar.

Puji menceritakan, mulanya Rumsinah bersama suaminya, Zaenudin (61) memulung di lokasi pada pukul 13.30 WIB.

Namun, tiba-tiba gundukan sampah teratas mengalami longsor menimpa seluruh tubuh sang istri.

Sementara, suaminya tertimpa material sampah setengah badan.

Zaenudin dengan dibantu alat berat berhasil mengangkat tubuh korban dari timbunan sampah.

Namun, saat ditemukan nyawanya tidak tertolong.

"Setelah korban ditemukan kondisi korban melepuh seperti terbakar. Adapun dari hasil identifikaisi dari unit identifikasi Sat Reskrim Polresta Bekasi Kota antar lain, korban mengalami luka melepuh di bagian ke dua tangan, punggung dan kaki," tuturnya.

Saat ini, korban telah dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk dilakukan visum untuk keperluan identifikasi.

Rencananya, suami korban akan membawa jenazah ke kampung halaman di Karawang untuk dimakamkan setelah proses visum di rumah sakit.

Sementara itu, pihak pengelola TPA Bantar Gebang telah memasang papan peringatan di lokasi kejadian agar para pemulung lainnya tidak mendekat.
Sebab, lokasi tersebut banyak alat berat dan sangat rawan terjadinya longsor.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved