Minggu, 31 Agustus 2025

Pilgub DKI Jakarta

Sandiaga Uno Disebut Paling Potensial Hadapi Ahok

Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer

Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bakal Cagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri hasil survei yang diadakan Manilka Research & Consulting di Jakarta, Minggu (19/6/2016).Survei bertemakan Mengukur Peluang Penantang Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017 itu memperlihatkan Ahok masih mengungguli penantang lainnya sebanyak 49,3 persen. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Bakal Cagub DKI Jakarta Sandiaga Uno dinilai paling potensial untuk menandingi pertahana Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dalam hal popularitas maupun elektabilitas menuju Pilkada DKI Jakarta 2017.

Demikian disampaikan oleh Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara.

Igor menjelaskan, Lembaga SPIN melakukan riset telepolling terkait beberapa nama yang beredar luas di media sebagai kandidat yang sudah menyatakan minat dan niatnya maju berkontestasi di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Hasilnya nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih mengungguli bakal calon lainnya (34,1 %) seperti Sandiaga Uno (15,2 %), Yusril Ihza Mahendra (14,7%), Adhyaksa Dault (11, 2%), Abraham Lunggana (10,7 %), Safrie Syamsuddin (9,5%) dan Hasnaeni Moein (4,6 %).

"Riset telepolling ini fokus menanyakan kepada responden terkait siapa figur yang paling populer dan cocok memimpin Jakarta 2017," kata Igor dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/6/2016).

Igor mencatat hal menarik dalam riset SPIN ini, yaitu gerakan perlahan tapi pasti, popularitas Sandiaga Uno (Sandi Uno) yang merangkak naik signifikan di DKI Jakarta seiring dengan giatnya pengusaha muda itu bersosialisasi mengunjungi berbagai lapisan masyarakat di Jakarta.

"Akibatnya warga Jakarta semakin mengenal sosok Sandi Uno," kata Igor.

Dosen FISIP Universitas Jayabaya itu pun kemudian menjelaskan argumentasi publik soal meningkatnya popularitas Sandiaga Uno ini.

Pertama, Sandi Uno adalah bakal calon Gubernur DKI 2017 yang paling rajin blusukan menjumpai warga DKI dari berbagai strata sosial, terutama menengah ke bawah dan pinggiran.

Selama lebih dari tiga bulan ini, Sandi Uno sudah mengunjungi lebih dari 105 kelurahan yang ada di Jakarta.

"Keseriusan yang dibuktikan dengan kerja nyata adalah poin penting yang dilihat penduduk Jakarta. Peningkatan popularitas dan elektabilitas Sandi Uno berjalan seiring dengan semakin dikenalnya Sandi Uno bagi publik DKI," katanya.

Kedua, Sandi Uno juga giat menjalin komunikasi dengan partai politik.

Bahkan Sandi juga mau mengikuti penjaringan (fit & proper test) parpol lain selain Gerindra, seperti PDIP, Demokrat, PKB, PKS, PAN, dan PPP.

"Ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai kandidat. Loyalitasnya tidak diragukan lagi. Jakarta membutuhkan pemimpin baru yang setia menuntaskan masa jabatannya sebagai Gubernur selama 5 tahun," ujarnya.

Ketiga, manusia itu bintang mata. Calon yang menarik secara fisik bisa memperoleh suara 3 kali lebih banyak daripada sebaliknya, terutama dari segmen pemilih pemula dan perempuan.

Karena kesan pertama yang bermula dari penampilan fisik seseorang biasanya sulit tergoyahkan.

"Secara teoritis, image pertama seseorang umumnya didasarkan pada aspek visual. Apalagi pikiran manusia itu terbatas, sehingga persepsi pemilih cenderung disaring oleh filter fisiologis. Diantara kandidat lainnya, Sandi Uno paling muda dan 'good looking'," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan