Ahok Naik Bus, Begini Gaya Djarot Naik Sepeda Motor ke Kantor
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memilih naik motor untuk datang ke kantornya, Balai Kota, Jakarta Pusat.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memilih naik motor untuk datang ke kantornya, Balai Kota, Jakarta Pusat.
Diketahui hari ini, merupakan Jumat pertama di September.
Sesuai Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 yang diteken 30 Desember 2013, Pegawai Negeri Sipil dan pejabat DKI di Balai Kota, tidak diperbolehkan membawa kendaraan pribadi.
Tahu tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi, Djarot pun memilih menggunakan sepeda motor datang ke kantornya.
Sengaja sepeda motor digunakannya untuk mengetahui ketepatan waktu dan kenyamanan dalam mengendarai kendaraan roda dua ini.
"Jadi saya mau mencoba bagaimana serunya naik motor dan kita bisa melihat kenyamanan dan ketepatan waktu," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016).
lanjut dia, hal yang paling rasional itu sebenarnya naik bus agar bisa tepat waktu.
"Itu dari sisi kenyamanan dan ketepatan waktu. Bulan depan saya mau naik bus saja,” imbuhnya.
Djarot pernah menggunakan sepeda, taksi, dan bus.
Dia ingin menjajal mana transportasi terbaik untuk datang ke Balai Kota.
Sekaligus, menghitung waktu tempuh kendaraan.
“Iya, kita mau coba lah. Saya naik sepeda pernah, tapi nggak tahan karena kena polusi. Naik taksi pernah, naik bus sering. Sekarang coba naik motor,” kata Djarot.
Dari sekian transportasi yang pernah dia naiki, dia lebih memilih menggunakan bus Transjakarta sebagai alat transportasi menuju kantor pada hari Jumat minggu pertama.
Tapi, bila dilihat dari sisi melihat wilayah DKI Jakarta secara langsung atau blusukan ke kampung-kampung, Djarot lebih memilih mengendarai sepeda motor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wakil-gubernur-dki-jakarta-djarot-saiful-hidayat_20160902_115409.jpg)