Jumat, 23 Januari 2026

Tewas Usai Ngopi

Fakta Baru Sidang Jessica

Imelda Wongso, ibu kandung Jessica Kumala Wongso, menghadiri sidang anaknya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat

Editor: Rachmat Hidayat
Harian Warta Kota/henry lopulalan
SAKSI -Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso ketika menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bunggur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (1/9). Sidang tersebut menghadirkan dan mendengarkan keterangan dua saksi ahli yakni Ahli Kriminologi Ronny Rasman Nitibaskara dan Ahli Psikologi Sarlito Wirawan Sarwono. Warta Kota/henry lopulalan 

"Saya akan mempertimbangkan penyebab lain, termasuk penyakit yang ada di tubuh secara alami," kata dia.

Menurut dia, pada umumnya efek sianida relatif lebih lambat apabila masuk lewat mulut. Ini tergantung dosis, apabila dosis lebih banyak yang masuk, maka akan lebih cepat bereaksi.

Efek sianida, justru relatif lebih cepat jika terhirup. Sebab, sianida akan langsung menuju paru-paru, apalagi, dosis tinggi.

"Dalam kasus ini mengacu pada dosis sianida. Biasanya diikuti munculnya efek klinis dalam waktu 30 menit.
Akan menyebabkan kematian cukup cepat," kata Ahli dari Universitas Queensland di Australia itu.

Beng Beng Ong juga menyayangkan ciri-ciri seseorang keracunan sianida tidak dijelaskan di berita acara pemeriksaan (BAP) kasus kematian Wayan Mirna Salihin.Dia menjelaskan, seseorang keracunan sianida akan mengalami perubahan warna kulit.

Selain itu, sianida memiliki sifat korosif. Oleh karena itu, seseorang terpapar racun mengalami pengikisan di lambung.

"Warna kulit menjadi merah terang dan kalau kami lihat lapisan lambung dalam mikroskop, akan tampak ciri-ciri tertentu yang disebut vakuolasi sel basal," kata Beng.

Di kesempatan itu, dia menunjukkan slide show gambar ciri-ciri pengikisan di lambung. Gambar itu berasal dari jurnal tentang sianida yang pernah ditulis.

Menurut dia, di kasus keracunan sianida, beberapa dari sel itu akan kehilangan pewarnaan. Ini dikenal dengan istilah vakuolasi sel basal.

"Anda bisa lihat sel di sini, ada sel berwarna abu-abu, ini yang disebut pewarnaan. Tetapi sel di sini yang ditunjukkan dengan laser, sel itu tidak ada pewarnaan," kata dia.

Gambar itu merupakan ciri khas pengikisan lambung yang diakibatkan keracunan sianida. Namun, dia menyayangkan, ciri-ciri itu tak diuraikan dari hasil pemeriksaan lambung Mirna.

Selain memperlihatkan gambar pengikisan lambung karena sianida, dia memberitahukan mengenai seseorang menelan sianida dalam bentuk seperti garam, maka zat sianida itu akan menguap menjadi hidrogen.

"Hidrogen sianida itu yang menjadi gas beracun. Gas ini dijelaskan memiliki bau kayak kacang almond pahit," ujarnya.

Namun, ciri-ciri seseorang keracunan sianida ini tidak dijelaskan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kasus kematian Mirna."Semua temuan ini, yakni warna kulit merah terang, pengikisan pada lapisan lambung yang menunjukkan vakuolasi, dan bau kacang almond pahit tidak dijumpai di laporan postmortem atau pasca-kematian," katanya.

Pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mengklaim pihaknya menemukan fakta baru dalam perkembangan sidang kasus kopi bersianida. "Ya, saya bersyukur kepada Tuhan karena saya juga menemukan kejutan luar biasa," ujar Otto.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved