Pilgub DKI Jakarta

Blusukan di Gang Sempit, Panwaslu: Hari Ini Pak Sandi Aman

"Ini kan gang sempit ya, jadi masih bisa ditolerir. Sejauh ini Pak Sandi aman kok, tidak ada hal-hal yang mengarah ke pelanggaran kampanye,"

Blusukan di Gang Sempit, Panwaslu: Hari Ini Pak Sandi Aman
/
UNO JADI REBUTAN - Para ibu-ibu Warga Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur berebut bersalaman dengan paslon Cawagub DKI Jakarta nomer urut 3 Sadiaga Uno saat menyambangi kawasan itu, Rubu (23/11). Pada kesempatan itu Sandi mendengarkan keluhan para ibu diantaranya kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan cabai yang kian meroket. WARTA KOTA/adhy kelana/kla 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yurike Budiman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno melakukan blusukan ke beberapa titik di Jakarta Utara, Minggu (11/12/2016).

Ia memasuki gang-gang sempit untuk bersilaturahmi dengan warga seperti di pasar-pasar dan beberapa kelurahan.

Pantauan Tribunnews.com, masih ada anak kecil yang memakai baju pasangan calon Anies-Sandi, saat Sandiaga Uno blusukan di RT 3 RW 3 Sunter Agung, Jakarta Utara.

Seorang Pengawas Pemilu Lapangan kelurahan Sunter Agung, Erna Susanti mengatakan hal tersebut bukanlah sebuah pelanggaran.

"Ini kan gang sempit ya, jadi masih bisa ditolerir. Sejauh ini Pak Sandi aman kok, tidak ada hal-hal yang mengarah ke pelanggaran kampanye," kata Erna di Jalan Ancol Selatan, Sunter Agung, Jakarta Utara, Minggu (11/12/2016).

Menurutnya, masih ada orangtua yang 'iseng' memakaikan anak-anaknya kaos yang bergambar pasangan calon (paslon) tertentu.

"Kan ada orangtua yang iseng, dengar ada yang mau blusukan, langsung anaknya dipakaikan baju paslon tersebut. Padahal kan tidak boleh melibatkan anak-anak," ujarnya.

Tetapi, karena lokasinya di gang sempit dan hanya di satu tempat begini, jadi hal tersebut masih ditolerir.

"Saya lihat tadi hanya satu saja anak yang memakai kaos tersebut," katanya.

Erna mengimbau agar seluruh warga tidak memakaikan anak-anaknya baju bergambar pasangan calon tertentu saat ada yang blusukan.

"Nanti justru paslon tersebut yang kena. Orangtuanya ya nggak tahu apa-apa. Ini harus kerja sama dengan tim suksesnya juga agar bisa mencegah itu terjadi," tuturnya.

Penulis: Yurike Budiman
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved