Kamis, 28 Mei 2026

Perampokan di Angkot

Aiptu Sunaryanto Salawat Tiga Kali Sebelum Menembak Penyandera

Ajun Inspektur polisi satu Sunaryanto membaca selawat sebanyak tiga kali sebelum dirinya menembak pelaku penodongan terhadap ibu

Tayang:
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Sunaryanto (tengah) bersama rekan-rekannya. 

",'cepat bantu saya', tenang mas saya bantu. 'Oh enggak bisa', dia makin gelap," ujar Sunaryanto.

Sunaryanto memikirkan dampak buruk sebelum menembak Hermawan. Pertama, kalau tembak di kepala, beresiko akan mengenai Risma. Sementara, bila tembak di arahkan ke tangan kiri, beresiko ke bayi Risma. Dengan cermat, Sunaryanto melihat tangan kanan Hermawan yang tengah lengah.

"Saya Lillahi Ta'Ala, selawatan tiga kali, baca bismillah, akhirnya baru (pistol menembak tangan kanan Hermawan)," ujar Sunaryanto.

Hermawan berhasil dilumpuhkan. Dengan sigap, Sunaryanto langsung menyergap. Dia merengsek masuk ke dalam angkot. Mengamankan senjata tajam yang digenggam Hermawan.

Sunaryanto membopong Risma dan Anaknya ke luar Angkot. Kemudian, dia juga mengamankan Hermawan. Sunaryanto mengamankan Hermawan agar tidak menjadi amukan massa. Hermawan dibawa ke kantor kepolisian Buaran.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved