Breaking News:

Mulai Besok, Seluruh Gerbang Tol Tak Layani Pembayaran Tunai

Pemerintah secara resmi akan memberlakukan penggunaan uang elektronik di gerbang tol secara penuh.

Alex Suban/Alex Suban
Petugas menawarkan Kartu Pembayaran Elektronik, di Gerbang Tol Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (16/9/2017). Kartu itu dijual seharga Rp 50.000 dengan saldo Rp 40.000. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mulai besok, Selasa (31/10/2017) semua gerbang tol tidak akan melayani lagi pembayaran secara tunai.

Pemerintah secara resmi akan memberlakukan penggunaan uang elektronik di gerbang tol secara penuh.

Hal tersebut  sesuai dengan Pasal 6 ayat 1a Peraturan Menteri PUPR Nomor 16/PRT/M/2017 tentang transaksi tol non tunai di jalan tol, yang menyebutkan penerapan transaksi tol non tunai sepenuhnya di seluruh jalan tol per 31 Oktober 2017.

Ruas jalan bebas hambatan atau tol di Indonesia, sedang menuju era non-tunai. Artinya, dalam muali besok tidak ada lagi transaksi atau pembayaran menggunakan uang tunai di gerbang tol, dan akan diganti dengan menggunakan GTO (Gerbang Tol Otomatis).

PT Jasa Marga sebagai operator tol terbesar di Indomesia, saat ini tengah melakukan persiapan untuk memberlakukan transaksi non-tunai pada semua ruas tol milik Jasa Marga.

Pada awal Oktober 2017 mendatang kesiapan sudah sampai 90 persen, dan mulai sepenuhnya berjalan alias 100 persen pada 31 Oktober nanti.

Persiapan yang dilakukan adalah penambahan klusterisasi gerbang tol menuju 100 persen non-tunai yang akan dilakukan di semua pintu tol daerah operasi Jasa Marga.

Saat ini, gerbang tol induk non-tunai Jasa Marga masih 58,48 persen dan akan dikejar menuju 100 persen pada 31 Oktober 2017 mendatang, sedangkan gerbang tol non tunai Anak Perusahaan Jalan Tol (APJT) masih 64.98 persen menuju 100 persen non-tunai pada periode yang sama.

Dengan mengejar hal tersebut, pada 31 Oktober 2017 nanti semua cakupan ruas tol Jasa Marga tidak lagi melayani transaksi tunai.

Daftar ruas tol Jasa Marga dengan 1002 gardu yang akan sepenuhnya menggunakan transaksi elektronik:
1. Jagorawi
2. Cawang - Tangerang - Cengkareng (CTC)
3. Jakarta - Cikampek
4. Jakarta - Tangerang
5. Purbaleunyi
6. Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ)
7. Palikanci
8. Semarang
9. Surabaya - Gempol (Surgem)
10. Belawan - Medan - Tanjung Morowa (Balmera)

Daftar Gerbang tol non tunai Anak Perusahaan Jalan Tol (APJT) dengan total 217 gardu:

1. Bali-Mandara (JBT) operasi : Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa
2. Semarang-Solo (TMJ) operasi : Semarang-Solo Seksi I (Tembalang-Ungaran), Semarang-Solo Seksi II (Ungaran-Bawen)
3. Surabaya-Mojokerto (JSM)
4. Marga Lingkar Jakarta (MLJ) operasi : Ulujami-Kebon Jeruk
5. Tol Lingkar Luar Bogor (MSJ)
6. Gempol-Pasuruan (TJP)
7. Ruas Tol Gempol-Pandaan (JPT)
8. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (JMKT)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved