Pria Ini Sempat Gugup Saat Ijab Kabul dalam Program Nikah Massal
Tidak terkecuali seorang pria yang berprofrsi sebagai Office Boy (OB) di salah satu perusahaan swasta di Jakarta, Suparman (39).
Lebih lanjut Suparman menegaskan rasa malunya itu ia tahan demi 'nikah massal'.
Karena ia ingin keperluan anak semata wayangnya 'aman' ke depannya, jika dirinya memiliki buku nikah melalui program tersebut.
"Ya dibilang malu nggak malu sih ya, ini kan saya (ikut untuk) bikin buku nikah karena keperluan anak aja, buat sekolah kan bisa," tegas Suparman.
Ada 437 pasangan pengantin yang ikut dalam program Nikah Massal itu.
Suparman dan Nurhayati menjadi satu dari empat ratusan pasangan pengantin yang dinikahkan melalui program tersebut.
Perlu diketahui, keduanya telah menikah secara siri pada 2008 silam, dan dikaruniai seorang anak berusia menjelang 10 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pria_20180101_184135.jpg)