Gerhana Bulan
Pimpin Salat Jumat di Balaikota, Rhoma Irama Bicara Soal Superblood Moon
Sebelumnya Rhoma Irama sejak pagi berada di kawasan Balaikota Jakarta dan bertemu Wakil Gubernur Jakarta
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raja dangdut Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama memimpin jalannya salat Jumat dan memberikan khotbah di Masjid Fatahillah Balaikota Jakarta, Jumat (2/2/2018).
Sebelumnya Rhoma Irama sejak pagi berada di kawasan Balaikota Jakarta dan bertemu Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahudin Uno.
Dalam khotbahnya, Rhoma Irama menyinggung fenomena “Superblood Moon” dan gerhana bulan yang dapat disaksikan di semua wilayah Indonesia pada Rabu (31/1/2018) malam.
“Tanggal 31 Januari 2018 lalu kita menyaksikan fenomena alam bernama “Superblood Moon”. Itu bukan hanya sekedar fenomena alam tapi juga merupakan tanda kebesaran Allah SWT,” ucapnya.
Baca: Soal Pidato Kapolri, Fahri: Pejabat Tidak Boleh Buta Sejarah
Rhoma Irama mengutip salah satu ayat Al-Quran yang menjelaskan fenomena alam itu yang bermakna Allah menciptakan matahari sehingga tidak berkejaran dengan bulan seperti Allah menciptakan bulan bergerak pada elipsnya sehingga tidak berkejaran dengan matahari.
Sebelum menutup khotbahnya ia mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk melihat fenomena alam dari sudut pandang kekuasaan Tuhan.
“Manusia yang melihat fenomena alam dengan menggunakan akal maka ia pasti akan bisa melihat kebesaran Allah,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/salat-jumat-nih2_20180202_133439.jpg)