Sabtu, 11 April 2026

Cemburu, RZ Ajak Lima Temannya Habisi Nyawa Ramadhan di Citayam

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan RZ berperan mempengaruhi lima temannya agar membantu aksi kejahatannya

Net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Polisi tetapkan RZ (18) sebagai tersangka kasus pembacokan M Ramadhan (18) di luar Alfamart, Jalan Raya Citayam, Cipayung, Depok, Minggu (23/9/2018) petang.

Penetapan RZ sebagai tersangka setelah petugas Unit Reskrim Polsek Pancoran Mas menyelidiki keterlibatan lima pemuda teman tersangka yang berada di lokasi kejadian.

Baca: Konsumsi 5 Makanan Berikut Bisa Memperpanjang Umur Manusia, Salah Satunya Bekicot

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan RZ berperan mempengaruhi lima temannya agar membantu aksi kejahatannya.

"RZ terbukti bersalah mengerahkan teman-temannya. Selain itu RZ juga yang melakukan penyerangan terhadap korban dan dibacok menggunakan celurit," kata Roni di Pancoran Mas, Depok, Kamis (27/9/2018).

Roni menuturkan tersangka membacok Ramadhan sebanyak dua kali dilandasi rasa cemburu akibat perempuan idamannya dekat dengan korban.

Karena masalah pribadi, lima teman RZ tak menjadi tersangka dan hanya berstatus sebagai saksi.

Namun mereka tetap dimintai keterangan karena berada di lokasi saat kejadian dan sempat diajak tersangka membantu aksinya.

"Kelima temannya tidak ikut membacok korban, jadi statusnya masih ditetapkan sebagai saksi. Tapi mereka tetap dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi perbuatan RZ," ungkap Wowor.

Kejadian berawal saat Ramadhan bersama temannya duduk depan Alfamart sembari bercengkrama.

Tiba-tiba RZ bersama lima temannya menghampiri menaiki sepeda motor secara berboncengan dan langsung menantang korban.

Adu mulut sempat terjadi sebelum RZ tiba-tiba membacok Ramadhan di bagian tangan hingga menimbulkan luka cukup parah.

Dalam keadaan terluka korban berupaya melarikan diri masuk ke Alfamart untuk bersembunyi dan meminta tolong.

Nahas ia tak berhasil melarikan diri karena sulit membuka pintu minimarket dan terjatuh hingga pelaku kembali menerima luka bacok.

"Pintu minimarketnya susah dibuka dan korban sempat terjatuh. Posisinya dia sudah kena bacoksekali. Di dalam minimarket korban dibacok lagi sama pelaku," tutur Karya (28) satu karyawan Alfamart yang sedang bertugas saat itu.

Khawatir turut menjadi korban, Karya dan karyawan lain bergegas sembunyi dalam gudang sehingga tidak melihat jelas kejadian.

Baca: Ridwan Kamil Paparkan Desain Baru Kalimalang yang akan Disulap seperti Sungai Cheongcheon, Korsel

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved