Breaking News:

Kampung Ambon Kembali Digerebek Polisi, Penghuninya Melawan dengan Lemparan Batu dan Blokir Jalan

AK berperan sebagai pengedar di kawasan Kampung Ambon, Jakarta Barat. Kampung Ambon berada di Kompleks Permata, Cengkareng, Jakarta Barat.

WARTA KOTA/PANJI BASKARA RAMADHAN
ILUSTRASI - Aparat gabungan usai melakukan penggerebekan di empat titik di beberapa rumah di kawasan Kampung Ambon, diantaranya Jalan Safir No 91 A, di Jalan Mira nomor 55, Jalan Akik nomor 4, dan juga Jalan Apuran Kapuk Pulo. 

Laporan Reporter Warta Kota, Joko Supriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polsek Cengkareng menggerebek Kampung Ambon. Sejumlah warga yang tidak suka memberikan perlawanan dengan melempari batu dan memblokir Jalan keluar. Polisi mengeluarkan tembakan peringatan.

Sembilan paket sabu berhasil diamankan Polsek Cengkareng setelah mengeledah sejumlah lokasi di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019) kemarin.

Dari penggerebekan itu petugas juga berhasil mengamankan AK.

AK berperan sebagai pengedar di kawasan Kampung Ambon, Jakarta Barat. Kampung Ambon berada di Kompleks Permata, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng Jakarta Barat Kompol H Khoiri mengatakan, penggerebekan itu dilakukan berdasarkan adanya informasi bahwa di Jalan Kristal Ujung dan di Jalan Kecubung tiap malam sudah mulai ramai dengan adanya transaksi narkoba.

Baca: Setelah 50.000 Km Pemakaian, Biaya Perawatan Xpander Diklaim Tetap Lebih Rendah dari Kompetitor

Berpegang dari laporan tersebut, anggota polisi yang dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Antonius melaksanakan penyelidikan dan penangkapan terhadap para pelaku pengedar narkoba di wilayah tersebut.

"Dari hasil penyisiran di lokasi, telah berhasil diamankan seorang laki-laki yang berinisial AK. Setelah diperiksa dan digeledah kedapatan membawa narkoba jenis sabu sebanyak sembilan paket," kata Kompol H Khoiri, Selasa (5/3/2019).

Baca: DPRD DKI Ganjal Inisiatif Anies Lepas Saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta Tbk

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menjelaskan, operasi sempat terhenti, karena ada sebagian warga yang tidak terima dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Warga yang tidak terima melempari petugas dengan batu dan memblokir jalan keluar komplek Permata. "Namun situasi bisa dikendalikan walaupun harus dengan memberikan tembakan peringatan,"kata AKP Antonius.

Baca: IIMS 2019 Akan Tampilkan Truk Raksasa di Medan Tambang Sampai Kapal Layar

Setelah suasana kondusif dan warga mulai memperbolehkan pemeriksaan dan pengeledahan, akhirnya ditemukan sejumlah barang bukti sabu seberat 1,22 gram.

Selanjutnya, para pelaku dan barang bukti narkoba jenis sabu diamankan ke Polsektro Cengkareng guna penyidikan lebih lanjut. "Barang bukti yang kita amankan sebanyak sembilan paket sabu seberat 1,22 gram, dan uang tunai sebesar Rp 1.500,000," kata AKP Antonius.

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved