Jadi Pilot Project, Menristekdikti Minta PLTSa BPPT Segera Disertifikasi

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir berharap agar PLTSa Bantargebang segera disertifikasi.

Jadi Pilot Project, Menristekdikti Minta PLTSa BPPT Segera Disertifikasi
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir saat ditemui dalam acara peresmian Pilot Project Pengolahan Sampah Proses Termal (PLTSa Bantargebang), di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (25/3/2019). TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKART - Pilot Project Pengolahan Sampah Proses Termal (PLTSa Bantargebang) telah resmi dioperasikan dan akan menjadi proyek percontohan nasional.

Melihat inovasi pengolahan sampah menjadi listrik melalui teknologi termal yang telah dikembangkan Badan Pengkajian daan Penerapan Teknologi (BPPT) itu, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir berharap agar PLTSa pertama tersebut segera disertifikasi.

Pernyataan itu ia sampaikan kepada Kepala BPPT, Hammam Riza dalam acara Peresmian Pengoperasi Pilot Project PLTSa yang diberi nama 'PLTSa Merah Putih'.

Mohammad Nasir meminta agar PLTSa itu diajukan ke Kementerian Perindustrian untuk dilakukan sertifikasi.

Pemberian sertifikasi menurutnya bertujuan untuk memudahkan penerapan teknologi yang sama pada kota lainnya yang memiliki masalah serupa.

Tidak hanya itu, Nasir juga meminta agar proyek tersebut dimasukkan ke dalam e-catalog.

"Kepala BPPT (Hammam Riza), tolong (proyek ini) bisa diajukan ke Menteri Perindustrian untuk disertifikasikan sekaligus bisa masuk e-catalog," ujar Nasir, di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (25/3/2019).

Sehingga kelak para kepala daerah di lingkungan pemerintah kota/kabupaten hingga provinsi, bisa memperoleh kemudahan dalam pengadaannya dan tidak perlu mengikuti proses lelang.

Baca: Sang Istri Tak Menyangka Wahyu Jayadi Malam Itu Tidak Pulang karena Habis Membunuh Siti Zulaika

"Supaya Wali Kota, pengadaannya tidak perlu lelang, kalau lelang terlalu berat," kata Mohammad Nasir.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved