Siswa SMP Pelaku Perundungan Guru di Jakarta Utara Menangis dan Minta Maaf

Para siswa yang bertelanjang dada di video tersebut memang berencana mengganti baju, dari kaos olahraga yang sudah basah oleh keringat

Siswa SMP Pelaku Perundungan Guru di Jakarta Utara Menangis dan Minta Maaf
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti melakukan pengawasan langsung dengan mendatangi sekolah swasta yang muridnya mem-bully guru perempuannya, yang berada di Jakarta Utara, Rabu (27/3/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus perundungan atau bullying siswa kepada guru dengan cara menyawer guru sambil berjoget langsung direspon oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI melakukan pengawasan langsung dengan mendatangi salah satu sekolah swasta di Cilincing, Jakarta Utara terkait peristiwa yang terekam video dan sempat viral di media sosial tersebut.

Baca: Viral, Pengakuan Perempuan Ingin Jadi Istri Ke-2 Sandiaga

Pengawasan langsung ke sekolah dilakukan KPAI, Rabu (27/3/2019).

Selain itu, KPAI juga mendatangi Kantor Suku Dinas Jakarta Utara wilayah 2, untuk mencari tahu peristiwa yang sebenarnya dan apa yang sudah dilakukan pihak sekolah dan Sudin Jakarta Utara terkait hal itu.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan, pihak sekolah sudah melakukan penelusuran atas viralnya video itu dan mengkui bahwa itu terjadi di sekolah mereka pada Jumat (22/3/2019) lalu.

"Lalu pada Senin, 25 Maret 2019, sekolah menggelar rapat kasus dengan menghadirkan para siswa dan orangtuanya, para guru, pengurus yayasan dan kepala sekolah," kata Retno, kepada Warta Kota, Rabu (27/3/2019)

Pertemuan, katanya, juga dihadiri oleh Pengawas Sekolah dan Kasatlak Pendidikan Kecamatan Cilincing.

"Pada pertemuan tersebut, para siswa yang mem-bully gurunya menyesali perbuatannya. Mereka menangis dan meminta maaf," kata Retno.

Anak-anak tersebut, kata Retno, tertekan dan merasa malu serta khawatir ada stigma negatif terhadap mereka.

"Sekolah tidak memberikan sanksi karena anak-anak sudah menyesali dan berjanji tidak mengulangi, apalagi mereka siswa kelas IX SMP yang sebentar lagi akan mengikuti ujian kelulusan dan juga Ujian Nasional," ujar Retno.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved