Polisi Periksa CCTV Buru Pelaku Perusakan Pagar Pembatas Halte TransJakarta Tosari Saat Hari Buruh

Kepolisian memburu pelaku perusakan pagar pembatas dekat halte TransJakarta, Tosari, Jakarta Pusat pada saat hari buruh atau May Day, Rabu (1/5/2019)

Polisi Periksa CCTV Buru Pelaku Perusakan Pagar Pembatas Halte TransJakarta Tosari Saat Hari Buruh
tribunnews.com/abdul majid
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Argo Yuwono saat menjelaskan kasus mafia bola di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan saat ini pihaknya sedang mengejar pelaku perusakan pagar pembatas dekat halte TransJakarta, Tosari, Jakarta Pusat pada saat hari buruh atau May Day, Rabu (1/5/2019).

Argo Yuwono mengatakan, pihaknya kini sedang meriksa video yang beredar terkait aksi perusakan fasilitas umum tersebut.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk mendapatkan rekaman CCTV yang menunjukan aksi perusakan tersebut.

Baca: Isu Arah Koalisi Demokrat Menghangat Usai Jokowi Bertemu AHY: Begini Respons Sejumlah Politikus

"Kita sudah mendapat video, kemudian kita masih koordinasi dengan Pemerintah Daerah berkaitan dengan CCTV yang ada di sana. Jadi setelah itu, tim sedang bergerak melakukan penyelidikan, sampai sekarang masih bekerja, kita tunggu saja," kata Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019).

Polda Metro Jaya sebelumnya menerima laporan dari pegawai TransJakarta berkaitan dengan rusaknya pagar pembatas.

Dengan adanya laporan tersebut, kepolisian melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.

Baca: Tugas Kampus Mengantar Ima Mahdiah Mengenal Sosok Ahok Hingga Mendulang Suara Dalam Pemilu 2019

Kepolisian belum bisa mengetahui pelakunya apakah terkait kelompok Anarko Sindikalis yang melakukan vandalisme saat peringatan hari buruh di Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) atau tidak.

"Itu nanti kita akan ketahui setelah pelaku kita tangkap, periksa, baru kita tahu. Jadi sekarang bersabar dulu, anggota masih bekerja," kata Argo.

Baca: Presiden Ingin Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Bulan Puasa

Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan pelakunya berasal berkaitan dengan kelompok Anarko Sindikalisme.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved