Layanan Multisektoral BMKG-ESRI Dukung Dunia Usaha Dan Industri

BMKG dan ESRI telah lama menjalin kerjasama yang saling membangun dalam bidang diseminasi informasi cuaca.

Layanan Multisektoral BMKG-ESRI Dukung Dunia Usaha Dan Industri
ist
Layanan Multisektoral BMKG-ESRI Dukung Dunia Usaha Dan Industri 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BMKG dan Environmental Systems Research Institute (ESRI) telah lama menjalin kerjasama yang saling membangun dalam bidang diseminasi informasi cuaca.

ESRI sebagai sebuah Institusi asing dari USA ini menyediakan perangkat lunak yang sangat dibutuhkan untuk analisis Sistem Informasi Geografi (Geographic Information Systems/GIS), dan selama ini
BMKG menggunakan GIS ini untuk pemetaan untuk mendiseminasikan layanan informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Adapun beberapa layanan informasi hasil kerjasama antara BMKG dan ESRI yang selama ini sudah terjalin dijelaskan oleh Kepala BMKG, Dr. Dwikorita Karnawati diantaranya perangkat lunak yang memetakan kerusakan gempa Palu dan tsunami Selat Sunda, dalam kerangka ESRI Disaster Support Program, Layanan informasi cuaca di tempat-tempat lomba saat Asian Games 2018, Layanan informasi peta gempa yang terkoneksi di web dan dapat diakses oleh lembaga lain dan Hibah lisensi ArcGIS untuk pengembangan STMKG".

Pertemuan BMKG-ESRI yang langsung dihadiri Jack Dangermon, Presiden sekaligus sebagai Pemilik ESRI kali ini membahas mengenai peluang-peluang ke depannya untuk pengelolaan data antarportal multilayanan infrastruktur geospasial yang andal terutama untuk kepentingan dunia usaha, industri dan bisnis.

“Sistem itu harus dibangun di Indonesia karena banyak sektor-sektor yang memerlukan dukungan suplai data sehingga kinerja dari unsur yang membutuhkan menjadi semakin optimal," ungkap Dwikora Karnawati

“Indonesia memiliki banyak sektor yang masing-masing memiliki program itu membutuhkan banyak data. Data-data tersebut harus terkatalogkan, tersimpan dan mudah diakses berbagai pihak dengan cepat dan hasilnya andal," ujar Rita sapaan akrab Dwikora Karnawati.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved