Dua Aktivis Ditangkap, Badudu Dijemput Lima Polisi Berpakaian Preman hingga Jokowi Tak Berkomentar

Dua aktivis, Ananda Wardhana Badudu dan Dandhy Dwi Laksono akhirnya dibebaskan oleh polisi setelah sebelumnya ditangkap pada Jumat (29/9/2019) pagi.

Dua Aktivis Ditangkap, Badudu Dijemput Lima Polisi Berpakaian Preman hingga Jokowi Tak Berkomentar
Instagram @anandabadudu
Dua Aktivis Ditangkap, Badudu di Jemput Lima Polisi Berpakaian Preman hingga Jokowi Tak Berkomentar 

Dua Aktivis Ditangkap, Badudu di Jemput Lima Polisi Berpakaian Preman hingga Jokowi Tak Berkomentar

TRIBUNNEWS.COM - Dua aktivis, Ananda Wardhana Badudu dan Dandhy Dwi Laksono akhirnya dibebaskan oleh polisi setelah sebelumnya ditangkap pada Jumat (29/9/2019) pagi.

Ananda Badudu tidak ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian ketika dibebaskan, sementara Dandhy Dwi Laksono menyandang status tersangka meski sudah dibebaskan.

Berikut rangkumannya, Jumat (27/9/2019):

Badudu Dipantau Sejak Kamis

Dikutip dari TribunJakarta, ativitas Badudu telah dipantau sejak Kamis (26/9/2019) siang haingga akhirnya dijemput di rumah susun (Rusun) Sarana Jaya pada Jumat (27/9/2019) pukul 04.25 WIB.

Mantan persnonil grup musik Banda Neira tersebut dijemput oleh lima orang polisi berpakaian preman dan dibawa ke Polda Metro Jaya.

Baca: Alasan BEM Seluruh Indonesia Tolak Undangan Jokowi, Tak Ingin Terpecah Belah Seperti 2015 Silam

Aziz, salah satu security rusun Sarana Jaya mengatakan, Ia sempat ditanya oleh pihak polisi terkait keberadaan Badudu.

"Polisi tanya, 'kenal orang ini nggak?'. Temen saya bilang kenal, itu di kamar nomor 413 (lantai 4). Tapi Polisi nggak bilang permasalahannya apa," jelas Azis.

Ketika di bawa polisi, lanjut azis, Ananda Badudu yang merupakan cucu dari ahli bahasa JS Badudu tersebut hanya pasrah dan tak melawan.

Halaman
1234
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved