Minggu, 31 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan UU KPK

Perjalanan KRL dari Stasiun Palmerah Terganggu Akibat Demo Ricuh, Calon Penumpang Kebingungan

Satu di antaranya adalah Murtadi, warga Depok itu baru saja mengikuti workshop di bilangan Serpong. Ia ingin pulang naik KRL

Tribunnews/JEPRIMA
Massa aksi saat melakukan demonstrasi di kawasan DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Pada aksi menolak RKUHP yang berlangsung di jakarta tersebut berakhir ricuh. Tribunnews/Jeprima 

Saat ini terjadi, salah seorang polisi jatuh pingsan.

Polisi itu langsung dibopong rekan-rekannya menjauh dari area rawan.

"Ini peringatan pertama dari polisi. Jika kalian bubar kami tidak akan ambil tindakan lain," teriak salah seorang polisi.

Adapun, massa yang terlibat bentrok dengan polisi ini mayoritas tak menggunakan atribut atau seragam apapun. Entah dari mana asal mereka.

Sementara mahasiswa berjaket almamater beserta ojek online berjaket Grab maupun Gojek tampak berusaha menahan emosi massa. Mereka bergandengan tangan berusaha menahan serangan massa ini.

"Jangan woy, jangan lempar. Kasihan warga, kasihan wartawan, stop!" teriak mereka.

Baca: Jangan Remehkan Generasi Z

Namun, jumlah mereka ini kalah dengan jumlah massa yang sudah terlanjur rusuh dengan aparat kepolisian.

Sehingga, imbauan massa mahasiswa dan pengemudi ojek online pun tak dipedulikan. (Walda Marison)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Situasi Terkini Demo di DPR, Satu Orang Polisi Jatuh Pingsan

Kendaraan taktis mulai masuk tol dalam kota

Demonstran ricuh dengan aparat kepolisian di sekitar restoran Pulau Dua, Senayan, Jalan Gatot Subroto, Senin (30/9/2019)
Demonstran ricuh dengan aparat kepolisian di sekitar restoran Pulau Dua, Senayan, Jalan Gatot Subroto, Senin (30/9/2019) (Kompas.com/Walda Marison)

Aparat kepolisian mulai menggerakan kendaraan taktis (rantis) hingga personel bersepeda motor atau Pengendali Massa (Dalmas) masuk ke  Tol Dalam Kota dari arah Semanggi, Senin (30/9/2019).

Mereka melawan arah dan berhenti tepat di Jembatan Slipi untuk menembakan gas air mata ke arah massa yang berkumpul di Jalan Pejompongan, atau di bawah Jembatan Slipi.

Beberapa massa masih berusaha melawan dengan menembakan petasan dan melemparkan batu ke arah polisi.

 Jajaran Polres Metro Bekasi Kota Cegah Ratusan Pelajar yang Hendak Menuju Jakarta

Kericuhan di Slipi ini memang telah terjadi sejak sore tadi. 

Massa yang didominasi pelajar ini masih bertahan meski terus dihujani tembakan gas air mata polisi.

Mereka sempat kocar kacir ke Jalan Gatot Subroto arah Cawang sebelum akhirnya berkumpul di Jalan Pejompongan. (Elga Hikari Putra)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Rantis Polisi Masuki Tol Dalam Kota, Tembaki Gas Air Mata untuk Mengurai Konsentrasi Massa

Halaman
1234
Sumber: TribunJakarta
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan