Persiapan Pemprov DKI Jakarta Hadapi Musim Hujan

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan penanganan menghadapi musim hujan.

Persiapan Pemprov DKI Jakarta Hadapi Musim Hujan
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas membersihkan sampah yang menumpuk menggunakan alat berat di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (26/2/2019). Sampah itu dibersihkan agar tak menyumbat dan membuat air meluap di musim hujan. (Tribunnews/Jeprima) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan penanganan menghadapi musim hujan.

Mereka sudah mengeruk endapan dalam waduk dan sungai-sungai di Jakarta sejak bulan Juli 2019, serta menyiapkan 300 pompa air dan pompa mobile pada lima wilayah kota administrasi.

"Kita sudah menyiagakan petugas-petugas kita. Dari bulan Juli kemarin kita sudah keruk-keruk, pompa juga sudah kita suruh persiapkan," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Baca: Tujuan Menteri Susi Usulkan Ada Tol Laut ke Luar Negeri

Baca: Sidang Kasus Suap Jual-beli Jabatan di Kemenag, Hakim Tolak Nota Keberatan Romahurmuziy

Baca: Saat Stres Melanda, Penting Cari Teman Bercerita

Menurut Juaini, jika saluran-saluran yang sudah dikeruk terlewati air limpahan dari wilayah tetangga, maka cukup butuh 30 menit untuk surut kembali.

Beda halnya bila belum dikeruk, yang dapat berakibat peluapan air hingga banjir di lokasi tersebut.

"Enggak sampai 30 menit ya sudah surut. Lain halnya kalau lokasi itu masih banyak sampah, masih ada endapan-endapan lumpur. (Air) masuk itu agak lambat," katanya.

Lebih lanjut Juaini menyebut tahun ini pihaknya sedang mengerjakan naturalisasi beberapa waduk, antara lain di Kampung Rambutan, Cimanggis, Sunter, dan Pondok Rangon.

Baca: Kondisi Irish Bella Sudah Membaik, Dokter Membolehkannya Pulang

"Tinggal beberapa bulan, kalau belum tuntas kita lanjutkan tahun depan," pungkas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan telah melakukan langkah antisipasi soal penanganan sampah di musim hujan.

Mereka menyiagakan selama 24 jam satuan petugas khusus menangani tumpukan-tumpukan sampah penyumbat aliran kali.

Sebanyak 4.000 personel satgas penanganan sampah di musim penghujan dikerahkan oleh UPK Badan Air.

Sedangkan sarana yang disiagakan meliputi 44 pikap pengangkut sampah, 50 truk sampah, lima ekskavator jenis spider, enam ekskavator long arm, 20 ekskavator jenis biasa, dan satu excavator liebher. Pengoperasiannya dilakukan oleh 23 orang petugas mobilisasi dan 12 orang petugas mekanik.

"Ketika terjadi tumpukan sampah, selain petugas eksisting di ruas tersebut, maka personel dan armada tambahan akan segera bergerak ke lokasi itu. Kita siaga 24 jam," ucap Andono.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved