Wajah Transportasi Jakarta: Dari Transjakarta, MRT, dan LRT Menuju Integrasi Transportasi Jak Lingko

Jakarta meraih penghargaan bergengsi internasional karena mampu menyediakan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang cepat, nyaman, aman, serta tepat waktu

Wajah Transportasi Jakarta: Dari Transjakarta, MRT, dan LRT Menuju Integrasi Transportasi Jak Lingko
Tribunnews/Irwan Rismawan
Bus TransJakarta melintas di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DKI Jakarta meraih penghargaan dari ajang Sustainable Transport Award (STA) 2019.

Jakarta bersama kota Pune di India, dan Kigali di Rwanda, meraih penghargaan bergengsi internasional karena mampu menyediakan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang cepat, nyaman, aman, serta tepat waktu.

"Anugerah Transportasi Berkelanjutan menunjukkan kemauan politik bahwa (pemerintah) kota berkemampuan penuh untuk menempatkan solusi jitu guna memperbaiki lingkungan kota,” kata Aimee Ganthier dari Komite Sustainable Transport Award 2020 yang menganugerahi Honorable Mention kepada Jakarta.

Transjakarta

Bus Transjakarta melaju pada lintasan terpanjang di dunia, yakni 251,2 kilometer.

Sejak 2004–2017, rata-rata penumpang harian bus Transjakarta berkisar 300.000 penumpang per hari.

Pada 2019, jumlah rata-rata penumpang naik dua kali lipat, berkisar 641.000 penumpang per hari.

Jumlah armada dalam tiga tahun terakhir juga meningkat.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membantu bus melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membantu bus melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi PT TransJakarta terhadap pelanggan dalam Hari Pelanggan Nasional 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Pada 2017 sebanyak 2.380, 2018 sebanyak 3.017, dan 2019 sebanyak 3.548 bus.

BRT pertama di Asia Tenggara dan Selatan ini ditargetkan mencapai 3.565 unit pada akhir 2019.

Baca: Jerman Perluas Kebijakan Memerangi Ekstremisme Kanan

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved