Jumat, 29 Agustus 2025

Polemik APBD DKI Jakarta

Heboh Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar, Inilah Pandangan 3 Mantan Gubernur DKI Jakarta

Tiga mantan Gubernur DKI Jakarta angkat bicara soal viral rencana anggaran pembelian lem aibon dalam KUA-PPAS RAPBD DKI 2020

Editor: Yudie Thirzano
Kolase TribunNewsmaker - TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN/LENDY RAMADHAN
Anies Baswedan dan Ahok 

Bang Yos mengingat kembali saat dirinya menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta dan membahas anggaran. Baca selengkapnya di sini

3. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok/BTP)

Basuki Tjahaja Purnama (ahok/BTP) Gubernur DKI Jakarta periode Oktober 2014-Mei 2017
Basuki Tjahaja Purnama (ahok/BTP) Gubernur DKI Jakarta periode Oktober 2014-Mei 2017 (TribunJatim.com)

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, menanggapi terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengenai sistem e-Budgeting warisannya.

Ahok membantah pernyataan Anies yang menyebut ada kesalahan dalam e-Budgeting dan memiliki banyak masalah.

Iapun menilai Anies Baswedan terlalu pintar.

"Aku sudah lupa definisi smart seperti apa, karena Pak Anies terlalu over smart," kepada Kompas.com, Kamis (31/10/2019). Selengkapnya baca di sini

Siapa William Aditya Sarana?
Anggota DPRD DKI Termuda yang Bongkar Anggaran Aibon Rp 82 M

Politisi PSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana dalam jumpa pers. Ia mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kembali akses situs APBD DKI Jakarta.
Politisi PSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana dalam jumpa pers. Ia mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kembali akses situs APBD DKI Jakarta. (Facebook Partai Solidaritas Indonesia)

Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana mendadak jadi sorotan awam.

William membongkar kejanggalan anggaran pembelian lem Aibon sebesar Rp 82 miliar pada rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 DKI Jakarta.

"Kemarin saya temukan ada usulan belanja lem aibon senilai Rp 82 miliar di Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat."

"Ini usulan dari mana? Kenapa lem aibon dan kenapa angkanya besar sekali? Saya minta gubernur jelaskan, jangan buang badan ke anak buah!" tegas William.

Kemudian, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu juga menemukan anggaran pengadaan bolpoin sebesar Rp 124 miliar di Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur.

William Aditya Sarana lahir di Jakarta Barat, 2 Mei 1996 sehingga saat ini, William masih berusia 23 tahun.

Hal ini membuat William menjadi anggota DPRD DKI Jakarta paling muda sekaligus satu dari delapan anggota dewan terpilih dari PSI.

William baru saja diwisuda dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) pada akhir Agustus.

Sehingga saat mendaftar sebagai caleg, ia mencantumkan profesinya sebagai pelajar.

William maju sebagai caleg dari daerah pemilihan DKI Jakarta 9 meliputi Kecamatan Cengkareng, Kalideres, dan Tambora.

Dalam Pileg 2019, William sukses meraih 12.295 suara yang mengantarkannya sebagai legislator termuda.

Ia kini duduk di Komisi A DPRD DKI Jakarta yang mengawasi bidang pemerintahan, satu komisi dengan eks penyanyi cilik Tina Toon. Selengkapnya di sini

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan