Minggu, 31 Agustus 2025

Mundur dari Kadis Pariwisata DKI, Edy Junaedi Punya Harta Kekayaan Rp 19,6 M dan Utang Rp 1,2 M

Inilah daftar harta kekayaan Edy Junaedi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI yang mundur setelah heboh anggaran Rp 5 miliar untuk influencer.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Fathul Amanah
KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA
Mundur dari Kadis Pariwisata DKI, Edy Junaedi Punya Harta Kekayaan Rp 19,6 M dan Utang Rp 1,2 M 

2. MOBIL, ISUZU JEEP Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp 400.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 36.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 835.265.459

F. HARTA LAINNYA Rp ----

Sub Total Rp 20.896.665.459

HUTANG Rp 1.200.000.000

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 19.696.665.459

Edy Junaedi Pernah Dibanggakan Ahok

Pendiri Musium Reor Indonesia (MURI) menganugerahkan rekor MURI kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Kepala BPTSP, Edy Junaedi atas inovasi pelayanan jemput-antar perizinan gratis dalam perayaan satu tahun Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).
Pendiri Musium Reor Indonesia (MURI) menganugerahkan rekor MURI kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Kepala BPTSP, Edy Junaedi atas inovasi pelayanan jemput-antar perizinan gratis dalam perayaan satu tahun Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016). ( TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

Nama Edy Junaedi sudah lama disebut-sebut Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/BTP.

Pada Jumat, 3 Juli 2015, Ahok melantik delapan pejabat eselon II, tujuh pejabat eselon III dan 10 pejabat eselon IV di Balai Kota.

Dari kedelapan pejabat eselon II yang dilantik, dua Kadis, yaitu Kadis Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Irwandi dan Kadis Pertamanan dan Pemakaman, Ratna Diah Kurniati, mendapat sorotan khusus dari Ahok.

Dikutip dari Warta Kota, Ahok pernah mengungkapkan, muncul masalah yang unik dari hasil tes seleksi jabatan pejabat eselon II.

Dari 140 pejabat eselon III yang mengikuti seleksi jabatan, hanya sebanyak 30 orang yang dinyatakan lulus dengan meraih nilai hampir 7.

"Yang 30 orang ini, saya kombinasikan tesnya dengan psikotes. Ternyata, dari hasil psikotes yang dilakukan, dari 30 orang tersebut, yang lulus hanya satu orang, yaitu Pak Edy Junaedi," kata Ahok yang disambut tawa dan tepuk tangan para tamu undangan yang hadir.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan