Polemik APBD DKI 2020

Kisruh APBD DKI, Politisi PSI Tanggapi Beda Anies Baswedan dan Ahok: Kalau Duit, Langsung Tutup

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya menyampaikan kritikannya terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Kisruh APBD DKI, Politisi PSI Tanggapi Beda Anies Baswedan dan Ahok: Kalau Duit, Langsung Tutup
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara Awarding Night Padmamitra+ Awards 2019 di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana menyampaikan kritikannya terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Diketahui sebelumnya, William Aditya merupakan sosok pertama yang menyoroti masalah anggaran Lem Aibon DKI Jakarta yang berjumlah Rp 82,8 miliar.

Banyak pihak yang menganggap anggaran tersebut terlalu besar untuk hanya membeli lem aibon. 

Hal itu disampaikan William melalui acara Mata Najwa, Rabu (6/11/2019).

 

Lantas, William menyebut Anies Baswedan selama ini enggan bersikap transparan pada masyarakat DKI Jakarta.

Terutama, pada hal-hal yang berhubungan dengan uang.

Selain William, hadir pula Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Ima Mahdiah.

Ima Mahdiah mengungkapkan bahwa usulan komponen dari masyarakat seharusnya diperlihatkan pada publik agar semuanya mengetahui usulan mereka dianggarkan atau tidak. 

"Jadi gini kan ini total anggaran kan banyak pak, komponen itu sekitar dua ratus ribu, masyarakat dari RT, RW, Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan), mereka kan mengusulkan tapi mereka juga harus lihat bahwa ini dianggarkan atau tidak," ucap Ima Mahdiah. 

"Makanya itu fungsi dari kita meng-upload biar masyarakat juga bisa jelas gitu apa yang sudah dianggarkan dan apa yang belum."

Baca Selengkapnya >>>

Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved