Ulama Dari 27 Provinsi Akan Berkumpul di Gedung Tegar Beriman Cibinong

Para ulama yang datang dari 27 provinsi dan kabupaten se Jawa Barat akan berkumpul di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Selasa (17/12/2019)

Ulama Dari 27 Provinsi Akan Berkumpul di Gedung Tegar Beriman Cibinong
dok pribadi
KH. Ahmad Mukri Aji dan KH Maruf Amin 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Para ulama yang datang dari 27 provinsi akan berkumpul di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Selasa (17/12/2019) mendatang pada forum Ijtima 3000 Ulama.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor KH. Ahmad Mukri Aji mengatakan bahwa forum ini adalah forum rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.

"Pada kesempatan ini insya Allah yang akan memberikan orasi ilmiah adalah Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin. Kapasitas beliau sebagai ulama sekaligus umaro sangat sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan ini yaitu Ulama dan Masa Depan Indonesia," ungkap KH. Ahmad Mukri Aji.

Menurutnya Kehadiran Wapres KH Maruf Amin sangat dinantikan oleh para ulama peserta Ijtima. Karena figur Kyai Maruf yang pernah menjadi pemimpin tertinggi lembaga ulama baik di MUI maupun PBNU menjadi panutan dalam menjalankan dua fungsi sekaligus, yaitu ulama yang umaro dan umaro yang ulama.

"Kyai Maruf adalah representasi ulama dalam eksekutif. Kiprah kebangsaanya sebagai umaro mampu menjembatani dialog antara ulama dan umaro. Sinergitas seperi ini penting untuk kemaslahatan bangsa. Kita berharap beliau bisa menyampaikan peran tersebut saat orasi ilmiah di hadapan 3000 an ulama yang hadir," tuturnya.

Pria yang juga akademisi di UIN Ciputat ini menegaskan bahwa Ijtima 3000 Ulama membawa semangat persatuan dan ukhuwah islamiyah.

Sehingga sudah saatnya para ulama, dai dan muballigh menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan menyejukan. Tidak mengemuka lagi ego, hanya karena berbeda dalam pandangan politik.

"Kita ingin memanfaatkan forum ijtima untuk mengirimkan pesan-pesan perdamaian kepada umat. Hindari perpecahan hanya karena berbeda pandangan politik. Ulama harus bersatu, agar mampu mengawal Indonesia ke arah kemajuan yang memberikan kemaslahatan untuk umat," ujarnya.

Sebelumnya, pada tahun 2018, Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo pernah memberikan orasi ilmiah pada forum ijtima ini.

Beberapa tokoh nasional dari dalam dan luar negeri seperti Menteri Agama, Ketua Umum MUI Pusat, Ulama dari Iraq dan Suriah juga pernah memberi orasi ilmiah dalam Ijtima Ulama yang rutin dilaksanakan dua kali dalam satu tahun.

Bersamaan dengan Ijtima 3000 Ulama, juga akan dilaksanakan prosesi Wisuda 50 kader ulama angkatan XIII yang sudah menempuh Pendidikan Kader Ulama selama empat bulan.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved