Jumat, 29 Agustus 2025

Banjir di Jakarta

Anies Baswedan Sebut Curah Hujan dengan Kemampuan Pompa Mengalirkan Air Tak Seimbang

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan curah hujan yang terjadi di Jakarta tidak sebanding dengan jumlah mesin pompa air yang dimiliki pihak

Editor: Adi Suhendi
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengikuti kerja bakti di lingkungan RT 09 RW 07, kelurahan Makassar, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan curah hujan yang terjadi di Jakarta tidak sebanding dengan jumlah mesin pompa air yang dimiliki pihaknya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini menurutnya memiliki mein pompa air sebanyak 478 unit.

Dari 478 unit pompa air ini 122 di antaranya berupa pompa mobile dan tersebar di 126 lokasi.

"Dengan curah hujan yang esktrem, kemampuan pompa untuk mengalirkan hujan yang jatuh memang tidak seimbang. Itu faktanya," kata Anies Baswedan usai kerja bakti di daerah Kampung Makasar, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020).

Baca: Partai Golkar Intensifkan Bantu Korban Banjir

Menurut dia, jumlah mesin pompa air yang berfungsi mengalirkan air hujan mustahil bekerja maksimal dibanding curah hujan yang tinggi.

"Tidak mungkin kami menyelesaikan kerja dengan kapasitas yang ada. Jangan sampai pompa menjadi gagal di jalan," kata Anies.

Dia menuturkan, cara kerja pompa air tersebut dilakukan bergantian.

"Artinya tidak semuanya digunakan secara waktu yang bersamaan. Misal dipasang 10, pada saat yang sama cuma tujuh (yang kerja), tiga istirahat," jelas Anies.

Baca: Sebut Banjir Era Anies Baswedan Paling Parah & Ekstrem, Sutiyoso Beri Pesan Ini untuk Gubernur DKI

"Nanti bergantian lagi, istirahat. Semata-mata supaya tidak terjadi kegagalan pompa, tapi sistemnya sudah ada," lanjutnya.

Kemudian, antara jumlah pompa air dengan curah hujan yang jatuh di wilayah Jakarta membuatnya tak seimbang.

"Antara pompa mengalirkan dengan hujan yang jatuh tak seimbang. Kami akan catat semua tempat-tempat yang berisiko tinggi. Semua pompa berfungsi, insyaallah," ucap Anies.

Warga Ajak Anies Berfoto

Tak hanya itu, warga pun mengajak Anies Baswedan berfoto di sela kerja bakti.

Mereka tampak membersihkan timbunan lumpur setelah luapan air Sungai Cipinang surut.

Tampak timbunan lumpur bercampur sampah di pemukiman warga. Rumah mereka sempat terendam banjir setinggi 2,5 meter.

Gubernur Anies bersihkan kotoran sisa banjir Jakarta di Kelurahan Makassar
Gubernur Anies bersihkan kotoran sisa banjir Jakarta di Kelurahan Makassar (Channel YouTube KompasTV)

Saat kerja bakti, Anies tampak sibuk dalam barisan estafet personel gabungan yang mengangkut tumpukan karung sampah yang hendak dibawa keluar dari pemukiman.

Baca: Bapak Ajak Anaknya Cari Ikan di Genangan Air Depan Rumah Untuk Obati Kesedihan Akibat Banjir

Anies juga menyempatkan diri menanyakan kondisi warga RW 07 yang sejak Rabu (1/1/2020) terpaksa mengungsi karena banjir.

Ia pun meladeni permintaan berswafoto dari warga RW 07 yang tampak girang dengan kehadiran Anies personel gabungan.

"Pak foto dulu pak, foto dulu pak," pinta warga kepada Anies sembari menyodorkan handphonenya.

Sekira pukul 10.00 WIB, kerja bakti personel gabungan tampak membuahkan hasil membersihkan permukiman warga.

Baca: Warga di Kompleks Greenville Sibuk Membersihkan Rumahnya Setelah Banjir Berangsur Surut

Meski kerja bakti urung rampung, tumpukan karung sampah yang tadinya menghambat akses masuk keluar warga di Jalan Kerja Bakti kini berkurang.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, hingga pukul 11.00 WIB, personel gabungan TNI-Polri, jajaran Pemprov DKI, dan para relawan masih sibuk bersih-bersih.

Temukan Banyak Sampah

Anies mengatakan seluruh sampah yang terdapat di Kelurahan Makasar bermacam-macam.

"Sampahnya segala macam. Ada sampah apa saja, everything under the sky, begitu," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies mengatakan banyak pula mobil warga sekitar yang terendam air banjir.

"Bahkan mobil yang terendam ada semua. Tadi kita angkat apapun yang sudah terkumpul di sini," ucap Anies.

Dia melanjutkan, hal ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk meringankan beban korban banjir di Kelurahan Makasar.

Baca: Pengamat Politik Sebut Ada Pesan Tersembunyi untuk Anies Dibalik Kunjungan Jokowi ke Waduk Pluit

"Jelas tidak mungkin warga di sini membawa itu semua. Para relawan kerja bakti ini tidak mungkin mengangkat," ujar Anies.

"Dari sini keluar saja panjangnya 300 meter. Itu seperti pagar betis. Memindahkan sampah dari tangan ke tangan sampai ke ujung " lanjutnya.

Anies mengapresiasi seluruh pihak yang membantu kerja bakti tersebut.

Termasuk pihak TNI-Polri.

"Semangat ini saya apresiasi sekali. Di sini para pemuda juga bapak-bapak terlibat dalam pengangkatan sampah," ucap Anies.

85 Persen Kondisi Jakarta Aman

Anies menambahkan, meski DKI Jakarta di sejumlah wilayah terdampak banjir, 85 persen situasinya aman.

Meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta akan diterpa cuaca ekstrem, Anies optimis situasi di ibu kota tetap aman.

"Seperti kemarin, ketika hujan lebat, tanggal 31 Desember (2019) dan 1 Januari (2020), semua rumah pompa itu semua dikerjakan," ucap Anies seusai kerja bakti.

Baca: Korban Banjir & Longsor di Jabodetabek 60 Orang, BMKG Ungkap Intensitas Hujan Tinggi 6 Hari ke Depan

"Itu alhamdulillah 85 persen kota Jakarta aman," sambungnya.

Kendati begitu, Anies mengakui 15 persen wilayah kota Jakarta terdampak banjir yang ketinggian airnya mencapai 1,5 meter lebih.

"Ada 15 persen yang terdampak. Nah, dari sana ada ketinggian airnya itu di atas 1,5 meter. Artinya secara sistem kesiapan kami, baik," ujar Anies.

Selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta akan lebih siaga lagi guna menghadapi curah hujan yang tinggi.

"Besok, kami akan lebih siaga lagi. Terutama di tempat-tempat yang memiliki risiko ekstra. Ada, justru Jakarta banyak," kata Anies.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Anies Baswedan Sebut Curah Hujan di Jakarta Tak Sebanding dengan Jumlah Mesin Pompa Air

Sumber: TribunJakarta
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan