Gedung Ambruk di Jakarta

Istri Driver Ojek Online Korban Gedung Roboh di Slipi Sesalkan Pemilik Gedung Cuek dan Tidak Peduli

Driver Gojek yang menjadi korban luka ambruknya gedung di Slipi, Jakarta Barat menyesalkan tidak adanya kepedulian dari pihak pemilik gedung.

Istri Driver Ojek Online Korban Gedung Roboh di Slipi Sesalkan Pemilik Gedung Cuek dan Tidak Peduli
KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR
Gedung roboh di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM - Driver ojek online yang menjadi salah satu korban luka ambruknya sebuah gedung di kawasan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, dikabarkan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, Rabu (8/1/2020) sore.

Ia adalah Muhammad Iqbal (37) driver Gojek yang tertimpa runtuhan bangunan saat melintas di samping gedung berlantai empat tersebut.

Diketahui, gedung tersebut roboh pada Senin (6/1/2020) sekira pukul 09.20 WIB.

Gedung tersebut diketahui disewa oleh sebuah perusahaan waralaba minimarket, Alfamart.

Istri M Iqbal, Novi, mengungkapkan selama sang suami dirawat di rumah sakit, hanya pihak Alfamart dan Gojek yang menyatakan siap meng-cover biaya pengobatan.

Sementara itu, pihak pemilik gedung disebut tidak memberikan kepedulian.

"Sampai saat ini sih baru pihak Alfamart dan Gojek yang datang ke kita, mereka menyanggupi untuk mengcover biaya rumah sakit," kata Novi dihubungi Rabu (8/1/2020) dilansir Warta Kota.

Novi juga menyebut seluruh biaya rumah sakit sang suami juga sudah ditanggung oleh BPJS dan Jamkesda.

"Kemarin Humas Rumah Sakit Tarakan bilang semua biaya sudah tercover, jadi suami saya nanti tinggal pulang saja," jelas Novi.

Novi mengaku heran perwakilan dari pemilik gedung tidak ada yang mengunjungi Iqbal.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved