Vihara Dharma Bhakti Berikan Pelayanan Gratis Longevitologi atau Pengobatan dengan Tenaga Dalam

Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan di Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, jadi destinasi wisata yang menarik jelang Imlek.

Vihara Dharma Bhakti Berikan Pelayanan Gratis Longevitologi atau Pengobatan dengan Tenaga Dalam
Tribunnews.com/Mafani Fidesya Hutauruk
Vihara Dharma Bhakti di Petak Sembilan, Glodok, Jakarta, Selasa (21/1/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan di Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, jadi destinasi wisata menarik jelang perayaan Imlek.

Petugas penjaga Wihara itu menjelaskan ada pelayanan Longevitologi yang diberikan kepada pengunjung secara gratis.

Baca: Menggali Makna Makanan Khas Imlek Kue Keranjang di Pasar Petak Sembilan Glodok

Baca: 5 Fakta Unik Ikan Dewa yang Diburu Tiap Jelang Imlek: Kepala Mirip Ikan Mas, Badan Seperti Arwana

Baca: Diburu Menjelang Imlek: Ikan Dewa Namanya, Harganya Bisa Tembus Rp 1 Juta Per Kilo

Lelaki yang sudah menjaga wihara sejak tahun 1988 itu pun menjelaskan arti Longevitologi.

"Longevitologi itu pengobatan yang memakai tenaga dalam. Gratis buat pengunjung," ucapnya saat tengah beristirahat di sore hari sambil berbincang dengan temannya, Rabu, (21/01/2020).

Baca: Resep Makanan saat Imlek yang Mudah Dimasak: Capcay Tahu Goreng hingga Ayam Goreng Lada Garam

Namun Koh Aseng, panggilan akrabnya, menuturkan, pengobatan yang mempelajari penyerapan energi positif alam semesta ke dalam tubuh ini sedang tutup.

"Longevitologi tutup sementara, buka lagi seminggu setelah Imlek, ya tanggal 02 Februari 2020," ucapnya.

Nantinya usai tanggal 02/02/2020, akan dibuka seperti jadwal pada papan kuning yang dapat dilihat sebelum memasuki wihara.

"Bukanya Kamis dan Minggu. Kamis, 17.00 sampai 18.30 WIB, Minggu 10.00 sampai 11.30 WIB," ucapnya.

Ia bercerita biasanya pengunjung yang mencoba Longevitologi selalu merasa puas dan membaik.

Pengunjung tak jarang memberikan sedikit uang sebagai rasa terima kasih, walaupun mereka sudah tau pengobatan ini gratis.

Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved