Breaking News:

Jelang New Normal, Harga Face Shield di Pasar Pramuka Jakarta Berkisar Rp 35.000 Hingga Rp 125.000

Setelah masker, kini faceshield atau alat penutup muka banyak diburu masyarakat sebagai alat pelindung diri di tengah pandemi Covid-19.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Insan Cekatan (KIC) menyelesaikan pembuatan Face Shield atau pelindung wajah di industri rumahan di Jalan Mawar Indah , Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Kamis (4/5/2020). Produksi pembuatan Face Shield tersebut dibutuhkan untuk membantu masyarakat saat pandemi COVID-19 guna pencegahan penularan penyakit akibat virus Corona. Pembuatan pelindung wajah tersebut dalam sehari rata rata memproduksi 300 sampai 500 Face Shield yang dijual dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 20.000 perbuah tergantung ukuran dan kualitas bahan yang digunakan. (Tribunlampung.co.id/Deni Saputra). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Setelah masker, kini face shield atau alat penutup muka banyak diburu masyarakat sebagai alat pelindung diri di tengah pandemi Covid-19.

Herman, seorang penjual alat-alat kesehatan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, mengatakan ketersediaan face shield di tokonya masih aman.

"Stok masih aman kok, stabil dari awal," ucap Herman, Selsa (9/6/2020).

Baca: Tips Memilih Aplikasi Daring yang Menawarkan Sayuran Segar

Walaupun kini face shield menjadi barang yang banyak dicari masyarakat, Herman menyebut stoknya belum bisa dibilang langka.

Faceshield yang dijual di tokonya beragam, baik dari segi harga maupun bentuknya.

Ia mengatakan tidak menetapkan harga yang tinggi untuk alat pelindung muka itu.

Harga faceshield yang ia jual berkisar 35 ribu hingga 125 ribu untuk satu unitnya.

Baca: Soal dan Materi Belajar dari Rumah TVRI SMA, Rabu 10 Juni 2020: Tips Menghafal dan Membaca Cepat

Ada face shield yang terbuat dari mika atau plastik bening yang bahannya lentur bahkan ada yang lebih kokoh seperti helm motor.

Namun, ia mengaku belum menjual face shield khusus untuk anak-anak sekolah yang dapat dipakai saat masuk sekolah untuk mengikuti protokol kesehatan.

Baca: Menteri Agama Minta Maaf ke DPR karena Tidak Koordinasi Terkait Pembatalan Haji 2020

Ia mengatakan harga alat-alat kesehan di tokonya tersebut bergantung kepada distributor.

Termasuk harga masker yang kini masih pada kisaran harga 150 ribu per satu kotak berisi 50 masker medis.

"Hanya 10% dari harga masker sebenarnya naik, karena di distributor juga harganya naik," ucapnya.

Begitu juga dengan harga termometer tembak atau alat pengecek suhu tubuh yang belum mengalami penurunan harga.

Satu unit termometer tembak dibandrol Rp 650 ribu.

Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved