Breaking News:

Masuk-keluar Perpustakaan Nasional, Pengunjung Wajib Miliki QR Code

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia sudah dibuka kembali untuk umum sejak hari ini, Kamis (11/06/2020).

Tribunnews.com/ Mafani Fidesya Hutauruk
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Mafani Fidesya Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia sudah dibuka kembali untuk umum sejak hari ini, Kamis (11/06/2020).

Selama masa new normal atau kenormalan baru, Layanan Perpustakaan Nasional membatasi jumlah pengunjung yang datang.

Hal tersebut berdasarkan pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor.51 Tahun 2020.

Peraturan Gubernur DKI Jakarta berisi tentang Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

Baca: Perpustakaan Nasional Telah Dibuka, Berikut Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Pengunjung

Selain itu pembatasan jumlah pengunjung sesuai dengan Surat Edaran Perpustakaan Nasional RI No. 3497/3/KPG.10.00/V. 2020.

Surat edaran tentang Layanan Perpustakaan Nasional dalam Tatanan Normal Baru.

Jumlah maksimal pengunjung maksimal ditetapkan hanya 1.000 orang di dalam gedung.

Baca: Perpustakaan di Chiba Jepang Dibuka Kembali dengan Berbagai Antisipasi Anti Virus Corona

Pengunjung dapat mengetahui kuota pengunjung secara real time, dengan mengakses melalui kunjungan.perpusnas.go.id.

Sebelum masuk ke Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional, pengunjung harus memiliki QR code yang bisa diakses melalui kunjungan.perpusnas.go.id.

Halaman
12
Penulis: Mafani Fidesya Hutauruk
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved