Minggu, 12 April 2026

Kasus Pembakaran Rumah di Ciputat Dipicu Urusan Asmara, Sutanto Kesal Kerap Ditinggalkan Sumarni

Kediaman Herman dibakar oleh Sutanto. Dia adalah teman SMP Sumarni yang pernah cinta monyet dan kembali bertemu pada tahun 2017.

Editor: Dewi Agustina
WartaKota/Rizki Amana
Kondisi rumah yang dibakar di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pembakaran rumah yang mengakibatkan satu keluarga menderita luka bakar parah akhirnya terungkap setelah pelaku bernama Sutanto, tertangkap.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah yang didiami Herman (38), ibunya Nursiyah (62) dan anaknya Keysha (12), di bilangan Jalan Purnawarman, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa (5/8/2020).

Ketiganya menderita luka bakar, yang terparah Keysha, 80 persen tubuh anak itu hangus.

Bukan tanpa sengaja, ternyata kediaman Herman dibakar oleh pria yang bernama Sutanto itu.

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika, mengungkapkan, motif dari Sutanto membakar rumah Herman karena urusan cinta.

Endy memaparkan, Herman memiliki istri bernama Sumarni. Namun hubungan mereka tidak berjalan baik hingga pisah ranjang dan sudah dalam pengajuan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa.

Kondisi rumah yang dibakar di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Kondisi rumah yang dibakar di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. (WartaKota/Rizki Amana)

Sementara, Sutanto adalah teman SMP Sumarni yang pernah cinta monyet dan kembali bertemu pada tahun 2017.

Sejak saat itu, hubungan Herman dan Sumarni renggang, Sutanto masuk dan menjalin asmara.

Mulai 2017 sampai awal 2020 ini, Sutanto dan Sumarni sempat tinggal satu atap meskipun belum menikah, karena belum ada putusan cerai.

"ST (Sutanto) dan SM (Sumarni) ketemu itu di tahun 2017 kemudian di tahun 2018 bulan Mei mereka hidup bersama sampai bulan Juni 2018. Kemudian SM meninggalkan ST pelaku, kemudian kembali ketemu lagi di 2018 November sampai Januari 2019 itu hidup bersama," kata dia.

Sutanto, tersangka pembakaran rumah di bilangan Ciputat Timur, Tangsel, saat gelar rilis di Mapolsek Ciputat, Jumat (7/8/2020).
Sutanto, tersangka pembakaran rumah di bilangan Ciputat Timur, Tangsel, saat gelar rilis di Mapolsek Ciputat, Jumat (7/8/2020). (Jaisy Rahman Tohir/Tribun Jakarta)

Baca: Kisah Cinta Seorang Pria di Ciputat Berujung Aksi Pembakaran Rumah Hingga Satu Keluarga Terluka

"Kemudian Januari SM meninggalkan ST lagi, kembali lagi ketemu di Januari 2020, jadi satu tahun dari Januari 2019 sampai Januari 2020 tidak ketemu, sampai hidup bersama Juni 2020 kemarin," papar Endy saat gelar rilis kasus pembakaran tersebut di Mapolsek Ciputat, Jumat (7/8/2020).

Setelah Juni 2020 itu, Sumarni kembali menghilang, Sutanto pun kesulitan mencarinya.

Pesan singkat dan teleponnya tidak pernah digubris, walaupun Sutanto sudah menyatakan serius mencintai dan akan mengajak Sumarni ke pelaminan usai urusan perceraiannya rampung.

Tidak kunjung mendapat jawaban, Sutanto berbuat gila untuk mencari perhatian menunjukkan keseriusannya kepada Sumarni.

Herman korban pembakaran rumah di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (7/8/2020). (Jaisy Rahman Tohir)
Herman korban pembakaran rumah di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (7/8/2020). (Jaisy Rahman Tohir) (Jaisy Rahman Tohir/Tribun Jakarta)
Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved