Breaking News:

Rumah Penampungan TKI Ilegal di Ciracas Sudah Sering Digerebek

Camat Ciracas Mamad mengatakan rumah kontrakan itu sebelumnya juga pernah digerebek karena jadi tempat penampungan TKI ilegal.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Satgas TPPO Unit IV Subdit III Dit Tipidum Bareskrim Polri memberikan garis polisi di rumah yang diduga penampungan TKI ilegal di Jakarta, Rabu (31/5/2017). Dit Tipidum Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di penampungan TKI ilegal ke Timur Tengah, dan sebelumnya Polisi berhasil menangkap Dirut PT Fajar Semesta Raya Perkasa Fauzi Salim terkait kasus human trafficking ini. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 20 tenaga kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal diamankan ke Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

Mereka sebelumnya ditampung dalam sebuah rumah kontrakan di Jalan Bungur RT 10/RW 06, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas.

Pengggerebekan pada Selasa (25/8/2020) malam di rumah tersebut ternyata bukan kali pertama

Camat Ciracas Mamad mengatakan rumah kontrakan itu sebelumnya juga pernah digerebek karena jadi tempat penampungan TKI ilegal.

"Saya enggak tahu pastinya kapan, tapi beberapa tahun lalu pernah juga. Kasusnya sama jadi tempat penampungan TKI ilegal," kata Mamad di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (26/8/2020).

Setelah mendapat informasi adanya pengggerebekan, jajaran Kecamatan Ciracas siang tadi mendatangi rumah kontrakan memastikan kondisi.

Baca: Penampungan TKI Ilegal di Ciracas Terungkap Setelah Korban Minta Tolong Lewat Ojol

Baca: Sugeng Azka TKI YouTuber di Korea akan Resign Pulang Kampung, Ingin Fokus YouTube dan Bertani

Dari hasil pengecekan, Lurah Rambutan Ikhwan M. Ali menuturkan seluruh TKI tanpa kelengkapan administrasi atau ilegal sudah tak berada di rumah itu.

"Yang bersangkutan (TKI) sudah diamankan di Polsek Ciracas," ujar Ikhwan.

Ikhwan menyebut rumah tersebut kini hanya ditempati seorang perempuan berinisial AMI yang merupakan penyewa kontrakan sekaligus Penyalur TKI.

Kepada petugas AMI mengaku dirinya seorang penyalur TKI, namun dia menampik bila 20 orang di rumahnya hendak dikirim jadi TKI.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved