Jumat, 29 Agustus 2025

Sepeda Masuk Tol

Gubernur Anies Memang Serius Usulkan Sepeda Bisa Masuk Tol

Gubernur Anies Baswedan sedang mengajukan usulan ini kepada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR agar mengizinkan pesepeda bisa masuk jalan tol

Editor: Choirul Arifin
WARTAKOTA/GANI KURNIAWAN
Sejumlah pengendara sepeda dan pejalan kaki melintas di kawasan bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2020). Pasca penutupan sementara car free day (CFD) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, petugas gabungan menjaga ketat kawasan tersebut, dan mengalihkan warga ke 32 lokasi CFD pengganti yang ada di 5 wilayah ibukota. CFD dikawasan ini ditutup setelah asdanya evalusi terhadap penyelenggaraan CFD pada Minggu (21/6/2020) lalu yang diketahui banyak pelanggaran protokol kesehatan. warta kota/nur ichsan 

"Pengemudi mobil yang berkorban. Masuk jalan yol tidak bisa cepat, padahal mereka bayar," ujarnya saat dikonfirmasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) mengizinkan sepeda masuk jalan tol.

Surat permohonan bernomor 297/-1.792.1 tentang pemanfaatan ruas jalan tol lingkar dalam (Cawang-Tanjung Priok) telah dilayangkan ke Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, permohonan ini dilayangkan untuk mengakomodir pengguna sepeda yang jumlahnya meningkat tajam.

"Oleh sebab itu, pak gubernur mengusulkan kepada pak Menteri PUPR untuk disiapkan satu ruas tol, tepatnya mulai dari Kebon Nanas sampai dengan ke arah Priok satu sisi yang akan digunakan sebagai jalur sepeda sementara," tuturnya.

Jenis sepeda yang boleh masuk ke jalan tol pun dibatasi, yaitu hanya sepeda jalan raya atau road bike.

"Bukan sepeda biasa, namanya road bike. Jadi, (permohonan untuk) menyiapkan satu jalur sendiri untuk jalur sepeda sementara bagi road bike," ujarnya.

Selama penerapannya, jalan tol lingkar dalam yang mengarah ke Tanjung Priok akan ditutup sementara.

Kendaraan bermotor, baik mobil pribadi hingga truk berukuran besar pun dilarang melintas di tol dan diminta menggunakan jalan arteri.

"Ruas tol yang ditutup akan ada manajemen dan rekayasa lalu lintas pengendalian arus," tuturnya.

"Jadi jalan tol di sisi barat dari Kebon Nanas sampai Plumpang ditutup dan para pesepeda road bike hanya akan di jalan tol, tidak keluar ke jalan arteri," sambungnya. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pemprov DKI Wacanakan Sepeda Masuk Jalan Tol, Tunggu Keputusan Menteri PUPR, Disebut Janggal

Penulis: Muhammad Zulfikar

Sumber: TribunJakarta
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan