Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Puluhan Penderita Virus Corona Ikut Memilih di Pilkada Tangsel 2020

Puluhan penderita virus corona akan ikut memilih dalam Pilkada Tangsel 2020, 9 Desember 2020 besok, kemungkinan jumlahnya bakal bertambah.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga megikuti simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL - Puluhan penderita virus corona akan ikut memilih dalam Pilkada Tangsel 2020.

Hal ini diungkapkan oleh Koordinator RLC (Rumah Lawan Covid) Kota Tangsel, Suhara Manullang, saat ditemui di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel, Rawa Buntu, Serpong, Selasa (8/12/2020). 

"Bersama KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) kami akan persiapkan tempatnya, kan ini masalah zona merah. Hingga saat ini sudah ada 42 pasien," kata Suhara.

Baca juga: 2.100 Personel Gabungan Amankan Pilkada Tangsel, Paslon Diminta Jangan Bawa Massa saat Pencoblosan

Namun, kata Suhara, jumlah penderita virus corona yang ikut Pilkada Tangsel itu masih bisa bertambah, sebab pihaknya sedang mengumpulkan data valid.

Dia meyakini data tersebut bakal bertambah mengingat masih banyak pasien infeksi Covid-19 yang dirujuk ke RLC Kota Tangsel. 

Suhara Manulang
Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manulang saat ditemui di Kantor PMI Kota Tangsel, Rawa Buntu, Serpong.

Diketahui, pendataan pasien RLC Kota Tangsel dilakukan jelang masa pencoblosan Pilkada Kota Tangsel 2020. 

Adapun masa pencoblosan Pilkada Kota Tangsel 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan tiga pasangan calon yang bertanding yakni, Muhamad-Rahayu Saraswati, Siti Nur Azizah-Ruhamaben, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Sementara itu, Pemkot Tangsel tengah memberdayakan para penyintas Covid-19 untuk mendonorkan darahnya dalam rangka penyembuhan penderita virus corona melalui donor plasma darah. 

Menurut Suhara, yang juga menjabat Ketua Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Tangsel, pihaknya telah mencatat puluhan penyintas Covid-19 yang bersedia mendonorkan darahnya. 

"Jadi yang sudah daftar 35 orang. Walaupun dari data yang memungkinkan itu ada tiga ratusan orang yang secara syarat terpenuhi," kata Suhara.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved