Breaking News:

Eksklusif Tribunnews

Perayaan Natal ala Betawi: Simbol Keberagaman di Kampung Sawah

Antarwarga asli Kampung Sawah masih terikat hubungan kerabat, meski agama mereka berbeda-beda

Tribunnews/Dennis Destrawan
Jemaat Gereja Katolik Santo Servatius terus konsisten dan menjaga tradisi adat Betawi, bahkan saat perayaan Natal, beberapa jemaat mengenakan pakaian adat ini 

Liputan Khusus Wartawan Tribunnews, Dennis Destrawan

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Suara adzan Dzuhur berkumandang.

Terdengar dari halaman Gereja Katolik Santo Servatius.

Disambut suara lonceng berdentang, "ding-dong," seakan mengharmonisasi bebunyian.

Penggambaran harmonisasi kerukunan antar umat beragama di Kampung Sawah.

Kampung Sawah masih menyisakan secuil kesejukan suasana desa pinggiran kota.

Di kiri kanan jalan utama, yang membelah kampung di Kelurahan Jati Melati, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, pohon-pohon besar masih berdiri rindang.

Hanya saja, hamparan sawah, yang dulu luas, kini semakin sempit, berganti kompleks-kompleks perumahan.

Baca juga: Jika Keluar Rumah Tak Pakai Masker, Warga Bekasi akan Didenda Rp 100 Ribu Sampai Rp 50 Juta

Kampung Kebhinekaan atau Kampung Toleransi.

Julukan itu disematkan untuk Kampung Sawah. Keberagaman seakan mewarnai kehidupan di sana.

Halaman
1234
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved