Sabtu, 30 Agustus 2025

Penembakan di Cengkareng

Sebelum jadi Cafe, Lokasi Penembakan Bripka CS ini Merupakan Toko Pakaian

Dulunya toko pakaian, disewa sama namanya si Yudi buat buka biliar, awalnya biliar, akhirnya dia buka kafe

Editor: Johnson Simanjuntak
Kompas TV
Pelaku Penembakan 4 Orang di Kafe daerah Cengkareng, Bripka CS 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua RW. 04 Cengkareng Barat Ali Rosiani mengatakan, lokasi penembakan yang dilakukan oknum polisi Bripka CS yakni RM Cafe, awalnya merupakan sebuah toko pakaian.

Kemudian kata Ali, ada seorang pihak yang menyewa toko pakaian tersebut dan dijadikan sebagai arena biliar.

"Dulunya toko pakaian, disewa sama namanya si Yudi buat buka biliar, awalnya biliar, akhirnya dia buka kafe," kata Ali kepada wartawan di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021).

Diketahui, cafe yang lokasinya tepat di pinggir jalan Lingkar Luar Cengkareng ini merupakan tempat kejadian dari tindakan brutal Bripka CS yang melakukan penembakkan sehingga mengakibatkan tiga orang meninggal termasuk seorang anggota TNI AD.

Lebih lanjut kata Ali, selama beroperasi sejak 2013, cafe ini tidak mengantongi izin dari pihaknya serta dari warga sekitar.

Bahkan kata dia, warga kerap memberikan aduan keluhan akibat aktivitas yang terjadi di dalam cafe tersebut.

"Ribut-ribut, selama ini kan mereka tidak ada izinnya, kami tidak mengijinkan, masyarakat RW 4 (juga) tidak mengizinkan adanya kafe, selama ini saya juga gak pernah masuk, jadi gak tau," ucapnya.

Lebih lanjut kata Ali, mengedepankan sisi agamis menjadi faktor utama kafe RM ini tidak diizinkan beroperasi di wilayahnya.

Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi saksi penembakan tiga orang hingga tewas, pada Kamis (25/2/2021) dini hari.
Sebuah kafe di wilayah Kecamatan Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi saksi penembakan tiga orang hingga tewas, pada Kamis (25/2/2021) dini hari. (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

"Ada bisikan (keluhan) segala macem ada. Dari awal kami tidak setuju, karena kami wilayahnya agamis ya, susah untuk kami (mengizinkan) itu," ungkapnya.

Terkait kejadian penembakan tersebut, Satpol PP Jakarta Barat resmi menutup secara permanen kegiatan di RM Kafe.

Diberitakan sebelumnya, Kasatpol PP Tamo Sijabat mengatakan, sebelum pihaknya memutuskan untuk menyegel permanen tempat ini, pihak pengelola telah melanggar peraturan PPKM sebanyak tiga kali.

Baca juga: Selama Beroperasi RM Cafe tidak Pernah Mendapat Izin dari RW dan Warga Setempat

"Jadi hari ini kita melakukan penutupan permanen karena RM Cafe ini udah melakukan tiga kali pelanggaran, berdasarkan tindakan yang sudah dilakukan Satpol PP," katanya kepada wartawan.

Lebih lanjut, Tamo membeberkan pelanggaran yang dilakukan pengelola RM ini dilakukan pada 5 Oktober dan 12 Oktober 2020 serta pada hari ini yang akhirnya diputuskan untuk disegel permanen.

Di mana kata Tamo, pada 5 Oktober silam, pihak Satpol PP telah menutup lokasi kejadian selama 1x24 jam, lalu ditemukan kembali pelanggaran pada 12 Oktober 2020 yang dilakukan penutupan 3x24 jam serta didenda Rp 5 juta.

Lokasi penembakkan oleh oknum polisi Bripka CS, RM Cafe yang sudah ditutup permanen, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021)
Lokasi penembakkan oleh oknum polisi Bripka CS, RM Cafe yang sudah ditutup permanen, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021) (Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra)
Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan