Selasa, 12 Mei 2026

Ada Unsur Pelanggaran, Pengendara Moge yang Terobos Ring 1 di Kawasan Istana Ditilang Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara sepeda motor gede (moge) yang menerobos Ring I

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Sanusi
Capture Instagram @bodatnation
Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara sepeda motor gede (moge) yang menerobos Ring I Jalan Veteran III Jakarta Pusat. 

"Maupun bahan-bahan yang dapat membahayakan atau mengancam instalasi VVIP maupun VVIP itu sendiri," katanya.

Karena tidak ditemukan alat atau bahan berbahaya, para bikers menurut Wisnu lalu diberi edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya kembali.

"Setelah itu dilepas. Itu kronologinya," pungkasnya.

Ditendang

Sebelumnya gerombolan pemotor penerobos jalan veteran III, Jakarta Pusat yang videonya viral di media sosial meminta maaf kepada Paspampres atas tindakan yang telah dilakukannya itu.

Sebelumnya para pengendara motor alias bikers tersebut ditendang Paspampres karena menerobos jalan Veteran III yang tengah ditutup.

Mereka kemudian mengunggah video tersebut ke Youtube, namun malah mendapat cibiran netizen.

Minta Maaf

Permintaan maaf pengendara motor tersebut disampaikan Juru Bicara Bikers Halid Darmawan di Mako Paspampres Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin, (1/2/2021).

"Saya selaku perwakilan dan juru bicara dari rekan-rekan mengakui benar adanya kejadian video viral tersebut, yang terekam dalam video adalah saya dan rekan-rekan. Maka dari itu saya dan rekan-rekan berinisiatif untuk hadir dan mengklarifikasi hal tersebut. Saya intinya memohon maaf sebesar-besarnya kepada satuan Paspampres dan jajaran anggota yang bertugas saat kejadian berlangsung," kata Halid Darmawan.

Halid mengatakan pihaknya tidak berniat untuk merusak citra baik Paspampres di mata publik dengan mengunggah video tersebut. Ia dan rekan-rekannya juga tidak memiliki niat membahayakan Istana Kepresidenan.

"Tidak ada sedikit pun niatan kami untuk merusak citra baik Paspampres di mata publik. tidak ada niatan kami untuk mengancam VVIP di

area ring 1," katanya.

Selain meminta maaf kepada Paspampres, Halid juga meminta maaf kepada para pengendara motor lainnya, karena dinilai mencoreng nama baik bikers.

"Saya tidak lupa meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena sudah membuat kegaduhan dengan adanya video viral tersebut," pungkasnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved