Rabu, 13 Mei 2026

Ada Unsur Pelanggaran, Pengendara Moge yang Terobos Ring 1 di Kawasan Istana Ditilang Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara sepeda motor gede (moge) yang menerobos Ring I

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Sanusi
Capture Instagram @bodatnation
Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan ada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara sepeda motor gede (moge) yang menerobos Ring I Jalan Veteran III Jakarta Pusat. 

Sebelumnya viral video Paspampres yang menendang pengendara motor di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, pada Jumat, (26/2/2021. Ternyata video tersebut merupakan rekaman kejadian pada Minggu, (21/2/2021).

Video yang diunggah oleh salah seorang pengendara tersebut kemudian mendapat cibiran dan hujatan netizen. Paspampres kemudian membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ditendang Karena Terobos Ring 1, Paspampres: Itu Tindakan Paling Ringan, Aturannya Ditembak

Asisten Intelijen Paspampres Letkol Infantri Wisnu Herlambang mengatakan pengendara motor yang ditendang anggota Paspampres, telah menerobos Jalan Veteran III yang ditutup, Minggu (21/2/2021).

Pengendara motor terpaksa ditendang karena tidak mau diberhentikan saat menerobos jalan tersebut.

"Jalan itu kan sebenarnya Minggu pagi itu ditutup pembatas jalan, cone, itu oleh kepolisian. Jadi dia menerobos masuk tapi dihentikan engga mau dan dia sudah berulang di situ," katanya saat dihubungi, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Komandan Paspampres: Pengendara Moge yang Terobos Jalan Ring 1 Istana Kabur

Menurutnya pengendara motor tersebut jelas melanggar aturan karena telah menerobos jalan yang ditutup.

Jalan Veteran III merupakan wilayah pengamanan Paspampres karena terdapat instalasi VVIP yakni Kantor Wakil Presiden.

"Kalau menerobos masuk ke Ring 1 itu sudah merupakan ancaman atau masuk ke dalam hakikat ancaman terhadap instalasi VVIP. Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan ada prosedurnya," katanya.

Baca juga: Paspampres Lumpuhkan Rombongan Moge Karena Terobos Ring 1 Istana Presiden

Anggota Paspampres menurutnya tidak bisa memberi peringatan awal karena pengendara Moge tersebut tidak mau diberhentikan.

Penendangan yang dilakukan anggota Paspampres, kata dia terbilang tindakan yang paling ringan.

Karena penerobosan jalan yang ditutup disekitar istana kepresidenan merupakan ancaman.

Baca juga: Penjelasan Komandan Paspampres Video Viral Anggotanya Tendang Pengendara Motor

"Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP diaturannya ditembak, dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam. Sudah menerobos artinya mengancam. Kita kan gatau dia mau nerobos mau apa, mau sabotase mau apa. Jadi itu bentuk kewaspadaan karena kita tidak bisa menduga orang menerobos Ring 1 itu mau ngapain. Jadi kita harus lumpuhkan," katanya.(Taufik Ismail)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved