Perpres Investasi Minuman Keras

Pemprov DKI Punya Saham Bir, PAN Minta Anies Tiru Jokowi yang Tegas Batalkan Perpres Miras

Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin menjual saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Editor: Hasanudin Aco
KOMPAS IMAGES
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Anies Baswedan di acara peresmian Jalan Tol Becakayu tahun 2019. (FOTO DOKUMENTASI). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin menjual saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk.

Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Bambang Kusumanto pun meminta Anies mengikuti langkah Presiden Joko Widodo yang berani membatalkan aturan soal investasi minuman keras (miras) setelah mendengar masukan dari masyarakat.

"Pak Anies harus bisa tegas seperti pak Jokowi yang membatalkan Perpres (Peraturan Presiden) soal investasi miras," ucapnya, Rabu (3/3/2021).

Politisi senior ini mengatakan, Pemprov DKI selama ini selalu berdalih belum bisa menjual saham PT Delta lantaran belum mendapat restu dari DPRD.

Untuk itu, Bambang menegaskan, secara bulat Fraksi PAN bakal mendukung langkah Anies menjual 26,25 persen saham atas PT Delta.

"Fraksi PAN mendukung 100 persen keputusan untuk menjual saham Delta," ujarnya.

Baca juga: Cabut Aturan Investasi Miras, Yusril Sarankan Jokowi Segera Terbitkan Perpres Baru 

Baca juga: PBNU Apresiasi Respon Cepat Pemerintah Cabut Perpres Investasi Minuman Keras

Sejak beberapa tahun lalu, Bambang menyebut, pihaknya kerap mendapat masukan untuk mendukung langkah Pemprov DKI yang ingin melepas saham PT Delta.

Terlebih, kepemilikan saham Pemprov DKI atas PT Delta dinilainya hanya sebagai tameng bagi pemegang saham lainnya lantaran Pemprov DKI berstatus sebagai regulator, sehingga pemilik saham lainnya aman.

"Sejak tahun 2019 banyak masukan kepada kami agar Fraksi PAN ikut mendorong penjualan saham bir yang dimiliki Pemprov DKI," tuturnya.

Cabut perpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut lampiran Peraturan Presiden  terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol. 

Hal itu disampaikan Presiden dalam Konferensi Pers Virtual yang disiarkan dalam Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (2/3/2021).

"Saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," kata Presiden.

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved