Breaking News:

Tilang Elektronik

Mampang dan Tiga Ruas Jalan Ini Kawasan Paling Marak Pelanggaran Lalu Lintas

Di mana kata Sambodo, para pelanggar kerap terekam kamera Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terpasang di beberapa sudut jalan.

Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah kendaraan saat melintas dibawah kamera Close Circuit Television (CCTV) di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan memasang 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021 untuk menerapkan tilang elektronik sesuai rencana Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang akan menghapus tilang oleh petugas. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, setidaknya terdapat empat ruas jalan di Jakarta yang didapati maraknya pelanggar lalu lintas.

Di mana kata Sambodo, para pelanggar kerap terekam kamera Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terpasang di beberapa sudut jalan.

"Di titik yang paling banyak pelanggaran memang di kawasan Sudirman-Thamrin , kemudian di MT Haryono, Gunung Sahari, termasuk juga Mampang," kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

Lebih lanjut Sambodo membeberkan, selama penerapan penindakan lalu lintas menggunakan kamera ETLE di Jakarta yakni pada 2019 dan 2020 kepolisian mencatat terdapat 100 ribu lebih tindak pelanggaran.

Dengan jenis pelanggaran paling sering yakni tidak menggunakan seat belt untuk pengendara mobil serta melanggar rambu lalu lintas.

"Itu jumlah pelanggaranya mencapai 177.000 ebih pelanggaran. Dengan pelanggaran terbanyak dengan tidak menggunakan seat belt, dan pelanggran terhadap trafic light," tutur Sambodo.

Baca juga: Baru 4 Jam Tilang Elektronik ETLE Dilaunching, Polda Jateng Rekam 3.200 Pelanggaran Lalu Lintas

Meski angka pelanggaran masih cukup banyak, namun kata Sambodo, terdapat penurunan angka pelanggaran di beberapa ruas jalan protokol di Jakarta.

"Hasil evaluasi kami terhadap paling tidak di 5 sisi di jalan Sudirman-Thamrin terjadi penurunan angka pelanggaran dan adanya kedisiplinan dari masyarakat," ungkapnya.

Di mana menurut perhitungan pihaknya, terjadi penurunan angka pelanggaran lalu lintas hingga 64 persen sejak Agustus 2020 hingga saat ini.

Dengan begitu kata dia, tingkat kedisiplinan masyarakat sudah semakin meningkat karena adanya kamera etle yang dihadirkan di beberapa ruas jalan.

"Artinya ini satu angka yang sangat baik. Etle mampu secara signifikan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas," tukasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved