Breaking News:

Kepala BPPJ Diduga Lakukan Asusila, Anies Baswedan Pastikan Beri Perlindungan Terhadap Pelapor

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI juga sudah diminta membentuk unit pelaporan khusus untuk menangani kasus-kasus pelecehan seksual.

Tribunnews/Herudin
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) DKI Jakarta Blessmiyanda dinonaktifkan usai Pemprov menerima laporan dugaan pelecehan seksual dari korban.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan perlindungan bagi pelapor jadi prioritas utama.

Selain kepastian perlindungan bagi korban, Anies Baswedan juga menyebut Pemprov DKI telah memberi pendampingan psikologis kepada pelapor di bawah koordinasi Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta, dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Nonaktifkan Kepala BPBJ Atas Dugaan Kasus Asusila

"Kami memastikan pelapor mendapatkan perlindungan, pendampingan dan pemulihan. Segala prosedur tersebut akan dijalankan sesuai panduan yang berlaku dari DPPAPP dan P2TP2A," kata Anies Baswedan dalam siaran pers Pemprov DKI, Senin (29/3/2021).

Anies mengingatkan kepada siapapun yang menjadi korban pelecehan seksual, khususnya yang bekerja di lingkungan Pemprov DKI agar tak ragu melaporkan kasus yang dialaminya.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Nonaktifkan Kepala BPBJ karena Dugaan Tindakan Asusila

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI juga sudah diminta membentuk unit pelaporan khusus untuk menangani kasus-kasus pelecehan seksual.

"Bagi jajaran di lingkungan Pemprov DKI yang mengalami pelecehan, jangan ragu untuk melaporkan," kata dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku tindak asusila. Keadilan akan ditegakkan terhadap setiap pelanggaran.

Baca juga: Gubernur Anies Nonaktifkan Kepala BPBJ Terkait Dugaan Tindakan Asusila

"Sikap kami di Pemprov DKI jelas bahwa kami tidak akan menolerir perbuatan-perbuatan asusila yang mencederai nilai-nilai dan integritas Pemprov DKI, dan juga melanggar sumpah jabatan untuk menjunjung tinggi martabat PNS," jelas Anies.

"Maka, izinkan kami juga mengucapkan apresiasi kepada pelapor atas keberaniannya mengungkap kasus ini dan kami pastikan akan menjalankan pemeriksaan dengan tuntas dan adil," pungkasnya.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved