Breaking News:

Ramadhan 2021

Takut Makan Korban Jiwa, Polisi Berulang Kali Bubarkan Tawuran Perang Sarung di Cileungsi 

Tawuran perang sarung kembali terulang, polisi minta orangtua ikut awasi anak-anaknya agar tidak ikut-ikutan aksi tersebut.

ISTIMEWA
Tawuran perang sarung antar remaja di Jalan Alternatif Cileungsi - Jonggol, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor dibubarkan polisi. 

TRIBUNNEWS.COM, CILEUNGSI - Tawuran perang sarung antar remaja terulang kembali di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Padahal Polsek Cileungsi sudah berkali-kali membubarkan kenakalan remaja yang kerap dilakukan di malam hari. 

"Kali ini sudah kejadian ketiga. Setiap malam digelar razia," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena kepada wartawan, Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Sandi Serahkan Bukti Pemotongan Dana Insentif ke Kejari Depok, Kadis Damkar Serahkan SPJ ke Polisi

Alhadil Ita Puspita meminta para orang tua  mengawasi agar anak-anaknya tidak keluyuran di malam hari.

Sebab, perang sarung bisa menimbulkan korban.

Terkadang sarung diisi dengan batu, sebagai alat tawuran.

"Diharapkan bagi para orangtua selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang menggangu kondusifitas masyarakat," kata Ita Puspita.

Baca juga: Demi Konten TikTok, Sekelompok Bocah di Bawah Umur Perang Sarung Isi Kerikil di Surabaya

Sebelumnya diberitakan, tawuran perang sarung antar remaja pecah di Jalan Alternatif Cileungsi - Jonggol, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (16/4/2021) dini hari.

Warga setempat yang resah pun turut membantu aparat membubarkan perang sarung antar pemuda ini.

Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan bahwa Tim Patroli Polsek Cileungsi langsung mendatangi lokasi kejadian pasca mendapat laporan dari masyarakat.

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved