Breaking News:

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Banyak Simpatisan yang Jemput di Bandara Soekarno-Hatta, Rizieq: Saya Terkejut

Rizieq menjelaskan, awalnya dia mendapatkan informasi dari pemberitaan media sosial yang menyebut bahwa kepulangan dirinya ke Indonesia tidak boleh di

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Massa pengikut Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab memenuhi Terminal III Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). Habib Rizieq Shihab kembali ke Indonesia setelah tinggal di Arab Saudi selama 3 tahun. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Eks Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (MRS) mengaku merasa terkejut saat kepulangan dirinya dari Arab Saudi disambut banyak simpatisan di bandar udara internasional Soekarno-Hatta.

Adapun kepulangan Rizieq Shihab dari Mekkah Arab Saudi ini sendiri terjadi pada 10 November 2020.

Pernyataan tersebut diungkapkan Rizieq saat dirinya diperiksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara kerumunan di Petamburan yang menjerat dirinya bersama lima mantan Petinggi FPI.

Dalam kesaksiannya, Rizieq menjelaskan, awalnya dia mendapatkan informasi dari pemberitaan media sosial yang menyebut bahwa kepulangan dirinya ke Indonesia tidak boleh disambut.

Hal itu dikarenakan kata Rizieq, saat itu Indonesia khususnya DKI Jakarta masih dilanda pandemi virus Covid-19.

"Saya awalnya saat masih di Arab Suadi melihat informasi di medsos bahwa tidak ada yang boleh menjemput saya," tutur Rizieq Shihab dalam ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).

Kendati begitu kata Rizieq saat mendekati dirinya mau bergegas melakukan perjalanan pulang, seketika Menteri Polhukam Mahfud MD memberikan pernyataan bahwa kepulangannya bisa dijemput.

Pernyataan yang disampaikan Mahfud MD itu diketahui Rizieq Shihab selang beberapa menit dirinya terbang dari Arab Saudi ke Indonesia.

Baca juga: Jaksa Ambil Sikap Tak Beri Pertanyaan kepada Kedua Saksi yang Dihadirkan Kuasa Hukum Rizieq

"Tapi saat last-minute saya ingin berangkat dari Saudi, (saya) mendapat kabar bahwa pak Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bahwa siapa yang mau menjemput ya silakan, saya kurang paham itu kenapa" tutur Rizieq menambahkan.

Namun, informasi yang disampaikan Mahfud MD itu direspon Rizieq dengan santai, sebab, dirinya berpikir walaupun ada yang menyambut jumlahnya tidak akan membeludak.

Halaman
12
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved