Breaking News:

Pesta Narkoba di Puncak

5 Bandar Sabu Kampung Bahari Ditangkap, Intip Bisnis Naskoba di Lapaknya, Sebulan Raup Ratusan Juta

Polisi tangkap 5 bandar sabu berpengaruh di Kampung Bahari saat pesta sabu di villa Cipanas, miliki bisnis narkoba beromzet ratusan juta per bulannya.

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Bandar narkoba Kampung Bahari, HS, yang ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara saat penggerebekan pesta sabu di kawasan Puncak, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lima bandar narkoba asal Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara tak bisa berkutik lagi.

Mereka ditangkap saat polisi menggerebek pesta sabu berkedok family gathering di Puncak, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021) kemarin.

Tiga di antaranya merupakan bandar besar, yakni HS, AR, dan MS.

Polisi mengangkat barang bukti sabu yang digerebek dalam pesta narkoba di Puncak, Kamis (3/6/2021) lalu.
Polisi mengangkat barang bukti sabu yang digerebek dalam pesta narkoba di Puncak, Kamis (3/6/2021) lalu. (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, ketiganya merupakan beberapa bandar besar yang selama ini menggerakan peredaran narkoba di Kampung Bahari.

Sedangkan dua lainnya, IR dan AL merupakan bandar kecil kaki tangan HS.

HS alias Bodrex merupakan yang terbesar.

Ia mempunyai empat lapak jual-beli narkoba di Kampung Bahari.

"HS mempunyai enam orang anak buah, salah satunya AS atau AL yang ditangkap di TKP," kata Guruh di kantornya, Jumat (4/6/2021).

AR dikenal dengan panggilan Lopes.

Ia memiliki dua lapak jual-beli narkoba dan berperan menggerakan massa di Kampung Bahari saat ada penggerebekan.

Baca juga: Kronologi Polisi Gerebek Pesta Sabu di Cipanas, 60 Orang Termasuk Bandar Kampung Bahari Diamankan

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved