Virus Corona
Buntut Kemarahan Anies Baswedan, Polda Metro Jaya Periksa Perusahaan yang Kena Semprot
Perusahaan yang kena marah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah diperiksa Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran aturan PPKM Darurat.
TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah memeriksa penanggung jawab dua perusahaan yang kena semprot Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dua perusahaan tersebut adalah PT Equity Life Indonesia dan Ray White Indonesia.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, mengungkapkan dua perusahaan itu diduga melanggar Pasal 14 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.
"Ditreskrimum dan Satpol PP bekerjasama sesuai kewenangan masing-masing untuk meyakinkan pelaksanaan PPKM Darurat berjalan baik."
"Ditemukan bahwa ada perusahaan yang bukan termasuk sektor esensial dan kritikal masih beroperasional seperti biasa," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Selasa (6/7/2021), dikutip dari TribunJakarta.com.
Baca juga: Setelah Kantornya Disidak dan Ditegur Keras Anies Baswedan, PT Equity Life Indonesia Beri Penjelasan
Baca juga: Fakta-fakta Anies Baswedan Marahi Perusahaan Ray White yang Masih Terapkan WFO Bagi Karyawan
Lebih lanjut, Tubagus menambahkan, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan wanita hamil yang bekerja di kantor.
Karena itu, pihaknya mengatakan akan menindaklanjuti pelanggaran itu dengan Undang-undang Ketenagakerjaan.
"Ini akan kami tindak lanjuti, karena diduga kuat melanggar Pasal 14 tentang Wabah Penyakit."
"Hasil TKP kedua didapatkan hal yang sama, bahkan mempekerjakan wanita hamil, ini akan akan ditindaklanjuti dengan Undang-undang Ketenagakerjaan," imbuhnya.
Klarifikasi PT Equity Life Indonesia
PT Equity Life Indonesia buka suara terkait manajernya yang kena semprot Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, karena perusahaannya dinilai telah melanggar PPKM Darurat.
Pernyataan Anies yang mengatakan ada ibu hamil bekerja, dibantah oleh PT Equity Life Indonesia.
Mengutip TribunJakarta.com, Corporate Communication PT Equity Life Indonesia, Yuniarti, mengatakan ibu hamil yang ada di kantor saat Anies sidak, datang karena mengurus cuti, bukan untuk bekerja.
"Memang yang hamil ada, masuk satu orang, pas banget (Anies sidak)."
"Dia sedang hamil 8 bulan dan hanya mengurus kebutuhan dia untuk cuti, dia itu bukan bekerja," jelasnya, Rabu (7/7/2021).
Baca juga: Anies Baswedan Pajang Foto Bos Ray White Indonesia: Ini Orang yang Tidak Tanggung Jawab
Baca juga: Anies Baswedan: Ibu Egois! Ini Soal Nyawa Manusia, Sekarang Tutup Kantornya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anies-sidak-ppkm-darurat-nih4.jpg)