Breaking News:

13 Hari Hilang Diculik Anak Punk hingga ke Jepara, Bocah Ciputat Akhirnya Kembali ke Rumah

Acong akhirnya bersedia melepaskan Raihan dengan syarat tidak diviralkan ke media sosial, dan tidak membawa-bawa polisi.

Istimewa
Raihan bersama ibunya di Polsek Ciputat Timur, Kamis (26/8/2021). 

Tanpa memikirkan lebih panjang, meskipun menyimpan amarah membara, Mayank meninggalkan Acong begitu saja.

Ia lantas membawa adiknya pulang naik bus ke Ciputat.

Sesampainya di Terminal Lebak Bulus, Mayank dan Raihan dijemput aparat Polsek Ciputat Timur.

Raihan harus memberikan keterangan setelah akhirnya kembali pulang, karena kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek.

Setelah hampir dua pekan tak bertemu, Mayank kaget adiknya berpenampilan layaknya anak punk, potongan rambutnya, pakaiannya, hingga cara berjalannya.

"Dari pengakuan adik saya, Acong selalu ajak dia ngamen  dan ngamen. Uang hasil ngamen selalu dipakai untuk mabuk, adik saya cuma dikasih makan saja."

"Setiap adik saya minta pulang, dia selalu marah dan adik saya ketakutan. Adik saya diikuti kemanapun dia pergi, jadi adik saya enggak bisa minta tolong ke orang lain," papar Mayank.

Baca juga: Selain Bakal Dipanggil KPK, Anies Juga Digugat Rp 1 Miliar oleh Korban Banjir

Meski melihat kondisi fisik adiknya sehat, Mayank bisa merasakan psikologi adiknya terganggu.

Kekerasan yang diterima dan kata-kata kasar yang selalu didengar selama bersama Acong begitu membekas.

"Karena dari cara Raihan bicara, kelihatan Raihan trauma karena selalu melihat Acong mabuk dan melakukan kekerasan verbal ke adik saya, bahkan sering mengancam kalau adik saya sudah minta diantar pulang," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved