Breaking News:

Virus Corona

Penyitas Covid dan Punya Komorbid, 1.748 Pelajar di Jakpus Belum Vaksin Covid-19

1.748 pelajar usia 12 hingga 17 tahun di wilayah II Jakarta Pusat belum menerima vaksin karena mereka memiliki komorbid dan penyintas covid.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
VAKSINASI PELAJAR - Jelang persiapan pelaksanaan pembelsjaran tatap muka, Pemkot Tangerang melakukan vaksinasi bagi pelajar, Rabu (1/9/2021). Sebanyak 8.632 orang dari total 16 ribu orang pelajar di Kota Tangerang mengikuti kegiatan vaksinasi sebagai salah satu langkah diberlakukannya PTM di Kota Tangerang. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ribuan pelajar usia 12 hingga 17 tahun di wilayah II Jakarta Pusat belum menerima vaksin.

Adapun para pelajar yang belum divaksin itu karena mereka memiliki komorbid dan penyintas.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Uripasih.

"Total ada 1.748 siswa. Ada 265 pelajar yang komorbid, dan ada 1.483 pelajar yang menjadi penyintas Covid - 19," jelas Uripasih saat ditemui di SMAN 77 Jakarta pada Rabu (1/9/2021), siang.

Baca juga: Terjadi 127 Kebakaran di Jakarta Pusat, Total Kerugian Materil Capai Rp 26 Miliar

Menurut Uripasih, siswa maupun siswi yang menjadi penyintas Covid-19 akan mendapat vaksinasi setelah 3 bulan sembuh dari Covid - 19.

"Saya sudah koordinasi ke Kepala Puskemas mengenai murid yang belum vaksin. Jika mereka sudah lewat 3 bulan akan langsung divaksin," ujar Uripasih.

Masih menurut Uripasih, para siswa-siswa yang belum menerima vaksin tetap diperbolehkan untuk mengikuti sekolah Pembelajaran Tatap Muda (TPM).

Adapun para siswa-siswi yang dimaksud adalah mereka yang menjadi penyintas Covid-19.

"Kalau yang komorbid bagusnya mengikuti pembelajaran lewat daring, pasalnya ini masih pandemi Covid - 19," ujarnya.

Baca juga: Polsek Cibarusah Ringkus Begal Bersenjata Parang yang Incar Buruh di Kawasan Industri GIIC Bekasi

Tak hanya vaksinasi, sekolah yang ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka juga harus mendapatkan persetujuan orang tua dan murid.

"Artinya ada orang tua tidak menyetujui anaknya tidak masuk karena mungkin masih terpapar. Di SMAN 77 Jakarta, seluruh orang tua sudah menyetujui PTM," jelas Kepala SMAN 77 Jakarta, Sri Rahmina Utami pada Rabu (1/9/2021), siang.

Sri mengatakan, per hari ini ada 102 pelajar yang melaksanakan PTM dengan kuota per kelas maksimal 18 siswa.

"Yang hari ini kelas XI, yang kemarin kelas X, selasanya penyemprotan cairan disinfektan. Besoknya penyemprotan lagi. Dan Jumat kelas XII. Nanti Sabtu penyemprotan lagi," tutur Sri.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul 1.748 Pelajar di Jakarta Pusat Belum Divaksin, Kebanyakan Penyintas Covid-19

Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved