Breaking News:

Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Ini Antisipasi yang Dilakukan Pemprov DKI

Sejumlah wilayah di Tanah Air termasuk DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya kini mulai memasuki musim hujan.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Alat berat melakukan pengerukan lumpur Kali Pasar Baru yang merupakan aliran Kali Ciliwung Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin(30/8/2021). Pengerukan lumpur tersebut dilakukan guna mencegah pendangkalan serta mengantisipasi banjir di musim penghujan. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah wilayah di Tanah Air termasuk DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya kini mulai memasuki musim hujan.

Hal ini sesuai prediksi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebut musim hujan datang lebih awal sekitar bulan September - November 2021.

Mengantisipasi datangnya musim hujan dan potensi banjir yang menyertai, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah hal. Mulai penyiapan sumber daya manusia, hingga alat - alat penanggulangan banjir.

"Sudah dirapatkan beberapa hari yang lalu, Pak Gubernur langsung memimpin, kita pastikan sumber daya yang kami miliki, SDM, alat semua akan kita fungsikan semaksimal mungkin," terang Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: BMKG: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem, Banjir Bandang dan Tanah Longsor Hingga 20 September

Riza mengatakan, pihaknya telah mengambil pelajaran dari tahun-tahun sebelumnya terkait antisipasi dan penanggulangan masalah di musim hujan, termasuk persoalan yang kerap terjadi yakni banjir dan genangan air.

Baca juga: Hujan Lebat Picu Banjir Beberapa Kampung di Kabupaten Lebak Banten

Seluruh sektor mulai dari gerebek lumpur, pembuatan polder pompa, pengerukan waduk, setu terus dikerjakan Pemprov DKI untuk mengantisipasi permasalahan tersebut.

KERUK ENDAPAN LUMPUR - Petugas UPk Badan Air Dinas Lingkungan Hidup dibantu alat berat sedang mengeruk lumpur yang mengendap di Kali Mookervart, Jalan Daan Mogot Km 15, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021). Pengerukan dilakukan mengingat di aliran kali ini banyak sekali endapan lumpur yang menumpuk bahkan hingga membentuk seperi daratan, yang menjadi salah satu penyebab banjir di ibukota. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
KERUK ENDAPAN LUMPUR - Petugas UPk Badan Air Dinas Lingkungan Hidup dibantu alat berat sedang mengeruk lumpur yang mengendap di Kali Mookervart, Jalan Daan Mogot Km 15, Jakarta Barat, Senin (26/4/2021). WARTA KOTA/NUR ICHSAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN)

"Kita belajar dari tahun ke tahun sebelumnya tentang antsipasi, pencegahan, penanganan, pengendalian banjir termasuk rehabilitasi," ucapnya.

Kendati demikian, Riza tetap mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau pada wilayah yang jadi langganan banjir untuk tetap waspada.

"Waspada, apalagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, di sekitar daerah yang tergenang air," kata Riza.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved