Breaking News:

Underpass Senen Sepanjang 675 Meter Buatan Anies Diklaim Kurangi Kemacetan dan Kriminalitas

Underpass Senen diklaim kurangi kemacetan dan kriminalitas, sayangnya lift JPO Atrium untuk difabel kini sudah tak berfungsi .

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kendaraan melintas di underpass Senen Extension, Jakarta Pusat, saat uji coba, Senin (9/11/2020). Uji coba berlangsung selama 2 hari, yaitu dari tanggal 9 November hingga 10 November 2020. Uji coba dilakukan untuk melihat kekuatan agar menjadi evaluasi jika masih ada kekurangan dari underpass tersebut. Setelah diuji coba, underpass itu kembali ditutup. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Proyek Underpass Senen Extension merupakan satu di antara infrastruktur yang dibangun selama 4 tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Binamarga pada 2020 lalu ini bertujuan untuk mengatasi macet di Ibu Kota.

Simpang Senen yang kerap menjadi momok bagi pengendara karena kemacetannya, diharapkan bisa diurai dengan hadirnya jalur lintas bawah.

Proyek bernilai ratusan miliar ini juga dibangun untuk mendukung  kawasan Transit Oriented Development (TOD).

Baca juga: 4 Tahun Anies Urus Ibu Kota, Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E pada 4 Juni 2022

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan, pembangunan dilaksanakan menggunakan sistem kontrak tahun jamak dari 2019 sampai dengan tahun 2020. 

Pembangunan tidak hanya membangun underpass, tetapi termasuk juga penataan Simpang Senen yang meliputi pembangunan fasilitas-fasilitas di lokasi tersebut termaksud JPO dan Halte Busway.

Underpass Senen Extension, diketahui sudah mulai diujicobakan sejak akhir 2020 lalu. 

Nyaris setahun sudah proyek garapan anak buah Anies tersebut resmi dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca juga: Kronologi Ledakan di Plumpang, Listrik Sempat Padam, 2 Korban Alami Luka Bakar 40 Persen

Menurut Hari, berdasarkan hasil evaluasi dibangunnya Underpass Senen Extension didapatkan bahwa kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di perempatan Senen kini sudah berkurang.

"Termasuk juga dalam pembangunan underpass ini adalah pembuatan off ramp underpass ke arah Jalan Kramat sehingga lalu lintas yang  menuju ke arah selatan, di mana pengendara tidak lagi harus memutar ke arah RSPAD Gatot Subroto," kata dia, Jumat (15/10/2021).

Halaman
123
Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved